Yordania Mengutuk Pembakaran Al-Qur’an di Belanda

  • Bagikan
Demo Pembakaran Al Quran
Ilustrasi - Pengunjuk rasa melakukan aksi di Kantor Kedutaan Besar Swedia, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2023). Aksi tersebut untuk mengecam pembakaran kitab suci Al Quran yang dilakukan oleh politisi asal Swedia Rasmus Paludan.

Amman – Pemerintah Yordania dengan tegas mengutuk serangan terhadap kitab suci Al-Qur’an yang terjadi di depan kedutaan besar negara-negara Muslim di Den Haag, Belanda.

Pada Sabtu pekan lalu, Edwin Wagensveld, pemimpin kelompok PEGIDA yang memiliki pandangan Islamofobik, melakukan tindakan merobek Al-Qur’an di depan Kedutaan Besar Turki, Indonesia, Pakistan, dan Denmark di Den Haag.

Kementerian Luar Negeri Yordania dengan tegas menegaskan bahwa negaranya sepenuhnya menolak “tindakan yang tidak bertanggung jawab ini, yang provokatif terhadap perasaan dua miliar Muslim di seluruh dunia, yang hanya akan memicu kebencian dan mengancam harmoni dunia.”

Yordania juga mengimbau semua pihak untuk menghormati simbol-simbol keagamaan dan mendorong budaya damai sebagai “tanggung jawab bersama yang harus dipegang teguh oleh semua orang.”

Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian tindakan pembakaran Al-Qur’an yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dan kelompok Islamofobia di Eropa Utara telah memicu kemarahan di kalangan negara dan komunitas Muslim di seluruh dunia

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *