Warga Tawiri Tolak Pelantikan Raja Negeri Tawiri oleh Pj Walikota Ambon

  • Bagikan
Tawiri
Mata Rumah Parentah Tuhuleruw dan Soplanit Tolak Pelantikan Raja Negeri Tawiri

Berita Ambon – Puluhan warga Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, menggelar aksi protes menolak rencana pelantikan Richardo Helaha sebagai Raja atau Kepala Pemerintahan Negeri Tawiri oleh Penjabat Walikota Ambon. Aksi tersebut berlangsung di depan Kantor Negeri Tawiri pada Jumat, 17 Mei 2024.

Richardo Helaha direncanakan akan dilantik oleh Pj Walikota Ambon pada Senin, 20 Mei 2024. Namun, warga dari kedua mata rumah parentah, Tuhuleruw dan Soplanit, menilai bahwa pelantikan ini melanggar aturan adat istiadat Negeri Tawiri. Mereka juga menuduh Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Tawiri, Idrus Buamona, bersama Saniri Negeri Tawiri, menerbitkan Peraturan Negeri (Perneg) Nomor 03 Tahun 2023 tanpa membatalkan Perneg Nomor 01 Tahun 2019 terlebih dahulu.

“Warga merasa Pj KPN Idrus Buamona dan Saniri Negeri Tawiri keliru dalam memuluskan langkah Richardo Helaha menuju pemerintahan definitif,” kata seorang perwakilan warga. Oleh karena itu, mereka mendesak agar Pj Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, tidak hanya membatalkan proses pelantikan tetapi juga mencopot Idrus Buamona dari jabatannya sebagai Pj KPN Tawiri, serta memberhentikan seluruh anggota Saniri Negeri Tawiri.

Rencana pelantikan Raja definitif Negeri Tawiri ini sebenarnya sudah dijadwalkan awal Januari 2024, namun belum terlaksana akibat penolakan dari masyarakat adat dari mata rumah parentah Tuhuleruw dan Soplanit. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pj Walikota Ambon maupun pihak terkait lainnya. MM

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *