Walikota Ambon Beri Motivasi dan Semangat Kepada Para Atlit Perwakilan Maluku di PON XX Papua

  • Bagikan
Walikota Ambon Beri Motivasi dan Semangat Kepada Para Atlit Perwakilan Maluku di PON XX Papua

Ambon – Walikota Ambon sekaligus Ketua Umum KONI Kota Ambon, Richard Louhenapessy berharap atlit Kota Ambon yang diterjunkan sebagai duta olahraga Maluku di PON XX Papua, 2-15 Oktober mendatang dapat  memberikan sumbangsih terbaik bagi Maluku.

Motivasi dan semangat disampaikan Richard Louhenapessy, pada saat acara ramah tamah bersama 27 atlit dan 20 pelatih berlangusng di ruang Vlisingen, Minggu (05/09) sore.

Walikota Richard yang didampingi Wakil Walikota Syarif Hadler, yang juga Wakil Ketua KONI Kota Ambon dan Sekretaris Kota (Sekot) A.G Latuheru, selaku Ketua Harian KONI Kota Ambon memberikan motivasi dan semangat kepada para atlit,pelatih serta official agar dapat meraih 8 medali emas yang ditargetkan.

Dia menegaskan, atlit dan pelatih adalah patriot olahraga di bidangnya. Dia meminta atlit untuk fokus dan mempersiapkan diri sehingga tampil dengan baik dan meraih hasil maksimal di arena pertandingan.

“Yang paling utama itu adalah soal kesetiaan dan disiplin, kalau ada kurang-kurang sana sini, dapat dimaklumi karena tidak ada orang yang sempurna. Tetaplah fokus berlatih menyiapkan diri dengan baik dan tetap mengandalkan Tuhan sebagai kekuatan utama”ingatnya

Menurut Richard, musuh terbesar bukanlah seorang  lawan yang akan dihadapi tetapi, diri sendiri dan opini miring yang diselancarkan berbagai pihak melalui media sosial (Medsos), akan berdampak melemahkan mental atlit.

Pada kesempatan itu, Walikota selaku Ketua Umum KONI Kota Ambon juga memberikan uang saku bagi atlit dan pelatih.

Terkait bonus, Richard menyebutkan sudah pasti akan diberikan bagi atlit berprestasi namun hal tersebut tidak perlu digembar–gemborkan.

Sekot Ambon, A.G Latuheru, selaku Ketua Harian KONI Kota Ambon dalam laporanya menyebutkan, untuk PON XX di Papua, 27 atlit dan 20 pelatih asal kota Ambon dipanggil oleh KONI Provinsi Maluku untuk mengikuti pemusatan latihan daerah atau Pelatda Maluku sejak januari 2020.

Dalam proses Pelatda pada dua lokasi, yaitu wisma atlit Karpan dan balai pelatihan dan penyuluhan perikanan di Poka, satu atlit kita asal Kota Ambon meninggal dunia, dan digantikan juga atlit asal Kota Ambon. Satu atlit mengalami cedera serius.

Dijelaskan, kontingan Maluku akan diberangkatkan ke Papua secara variatif  melalui empat kelompok terbang (kloter), disesuaikan dengan waktu pertandingan perlombaan dari cabang olahraga masing -masing.

Lokasi bertanding di Kota Jayapura Kabupaten Jayapura, Kabupaten Timika, dan Kabupaten Merauke.

Di kota Jayapura 6 cabang olahraga dipertandingkan yaitu dayung, karate, layar, selam, taekwondo, dan tinju. Kabupaten Jayapura, Muay Thai dan Kempo. Kabupaten Timika , Atletik dan Panjat Tebing. Sementara Kabupaten Merauke,  anggar, motor, catur dan wushu.

Dalam PON XX Papua, KONI Maluku menargetkan 8 medali emas. Dan dari 8 medali emas itu, atlit asal Kota Ambon diperkirakan akan menyumbangkan 5 medali emas. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *