Walikota Ambon Beri Apresiasi Untuk Anak yang Mau Divaksinasi COVID-19

  • Bagikan
Walikota Ambon Beri Apresiasi Untuk Anak yang Mau Divaksinasi COVID-19

Ambon – Walikota Ambon menyatakan bangga sekaligus apresiasi atas kehadiran anak usia 12-17 untuk menerima vaksin pada kegiatan Selebrasi Vaksinasi yang digelar Pemkot Ambon dalam rangka HUT Kota Ambo ke 446, di lapangan Merdeka Ambon, Jumat (27/08).

Kegiatan Pekan Selebrasi Vaksinasi COVID-19 dan  Barakuda (Barisan Aksi Pemuda Ambon) serta kegiatan Gempar-Jumpa Berlian (Gemar Membuang Sampah Rumah Tangga-Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan) dicanangkan Walikota dalam rangka Peringatan HUT Kota Ambon-446 7 September 2021.

Dikatakan, vaksinasi anak usia 12-17 tahun merupakan bagian dari salah satu syarat dibukanya kembali proses pembelajaran tatap muka (PTM) minimal anak yang di vaksin sudah mencapai target 75 %.  Orang  tua juga wajib di vaksin, sehingga herd immunity terbentuk dalam keluarga.

Dikatakan  target pencapaian vaksinasi anak jika telah mencapai 75 persen, dirinya akan mempertimbangkan untuk sekolah dilaksanakan secara offline atau tatap muka. untuk itu bukan saja  anak-anak harus jalani vaksin  tetapi orang tua siswa juga harus di vaksin sehingga terbentuk herd Immunity dalam keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan Kota Ambon Wenndy Pelupessy menjelaskan, jumlah anak yang sudah menerima vaksin sebanyak 3.404 orang. Pemkot Ambon menargetkan vaksinasi anak sebanyak 33.322 orang.

Menurutnya, untuk untuk mencapai  target pemberian vaksin anak sebagai syarat diijinkannya proses pembelajaran tatap muka, maka diharapkan dukungan orang tua untuk mau anaknya di vaksin

Pada kesempatan yang sama Imanuela Agustin (12) Siswa SMP Negeri 3 Ambon, kepada Tim Matamaluku.com mengaku, tidak merasa efek samping usai menerima vaksin pertama.

Siswa yang baru duduk dikelas VII SMP 3 Ambon ini, menyatakan dirinya mau di vaksin, karena sudah rindu  bangku sekolah untuk belajar.

Dia merasakan hampir setahun tidak bersekolah sejak pandemic melanda Ambon.Saat itu  Imanuela duduk di bangku Kelas VI Sekolah Dasar, dimana hampir seluruh proses belajar mengajar terpaksa  dijalani dirinya dan rekan-rekanya dari rumah.

Hal senada juga dirasakan Jovelin Sisws SMP Negeri 6 Ambon yang mendapat izin orang tua untuk di vaksin.  Dia mengaku tidak merasakan efek samping usai di Vaksin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wenndy Pelupessy menjelaskan, jumlah anak yang sudah menerima vaksin sebanyak 3.404 orang. Pemkot Ambon menargetkan vaksinasi anak sebanyak 33.322 orang.

Dikatakan pemberian vaksin anak, sebagai syarat diijinkannya proses pembelajaran tatap muka. Untuk itu diharapkan dukungan dari orang tua agar anaknya di vaksin. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *