Keunikan Suku Ambon Yang Tak Banyak Orang Mengetahuinya

  • Bagikan
Suku Ambon
Sumber: www.indephedia.com

Matamaluku.com – Suku Ambon adalah salah satu suku yang ada di Nusantara dengan memiliki banyak sekali keunikan dibandingkan dengan suku lainnya. Suku Ambon dikatakan memiliki keunikan dalam hal hubungan dalam kekerabatan. Pasalnya hubungan kekerabatan mereka sangat erat dengan logat yang sangat khas.

Dalam Suku Ambon, ada istilahnya adalah “SOA” atau biasanya banyak orang yang lebih kenal dengan nama “FAM” yang memiliki arti famili dalam bahasa Belanda. Nah, di dalam masing – masing SOA dalam suku Ambon sendiri dipimpin oleh seorang bapak kepala negeri.

Kedudukan dari bapak kepala negeri ini akan terus bergilir secara turun temurun seperti seorang raja dari sebuah negara. Jabatan ini biasanya diwariskan oleh soa yang lebih tua pada keturunannya. Selain bapak kepala negeri, sebenarnya di suku Ambon juga ada yang istilahnya sebuah lembaga lain yang cukup unik. Lembaga ini biasanya lebih dikenal dengan nama Saniri Negeri. Saniri negeri ini juga dibagi menjadi 3 golongan utama yang sangat penting. Diantaranya adalah raja putih (Golongan pertama). Saniri Negeri Lengkap (Golongan kedua) dan Saniri negeri besar (golongan ketiga)

Jika berbicara mengenai bahasa, maka bahasa yang sebenarnya dari dari suku Ambon sendiri biasanya menggunakan bahasa sehari – hari yang sudah dipengaruhi dengan bahasa melayu Ambon. Namun selain bahasa melayu Ambon, suku Ambon juga menggunakan bahasa Ambon yang difungsikan sebagai bahasa penghubung untuk bisa berkomunikasi antara suku yang ada di Provinsi suku maluku itu sendiri.

Sebagian masyarakat Indonesia sangat menyadari hal ini, orang – orang yang ada dalam masyarakat Suku Ambon sendiri memang memiliki karakteristik yang sangat khas sebagai orang yang hidup di kawasan timur Indonesia. Orang Ambon umumnya memiliki karakteristik dengan kulit yang lebih gelap dan rambut ikal. Kerangka tulang tubuh mereka memiliki bentuk besar dan kuat.

Bahasa Ambon
Sumber: inakoran.com

Bentuk tubuh suku Ambon terutama adalah untuk laki – laki biasanya jauh lebih atletis dibandingkan dengan suku lainnya yang ada di Indonesia. Postur tubuh mereka yang atletis ini disebabkan karena kebiasaan dari suku Ambon yang suka melakukan beragam aktivitas terutama di laut sebagai pelaut dan penyelam yang sangat handal.

Sama halnya dengan kebudayaan suku lain yang ada di Indonesia, suku Ambon juga memiliki kebudayaan yang sangat khas sehingga menjadi salah satu daya tarik yang menjadi perhatian khusus beberapa orang untuk mengenal dan mempelajari suku Ambon.

Secara singkat berikut adalah beberapa keunikan budaya suku Ambon yang masih bisa anda temukan hingga saat ini dan mungkin tak banyak orang mengetahuinya.

Bahasa Ambon

Bahasa yang digunakan sehari – hari oleh masyarakat suku Ambon adalah bahasa Ambon. Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, jika bahasa dasar dari bahasa Ambon sendiri adalah bahasa melayu atau biasanya lebih sering dikatakan sebagai bahasa melayu Ambon.

Bahasa melayu Ambon ini sendiri pertama kali digunakan sebagai bahasa yang berkembang di kawasan maluku tengah dan juga beberapa tempat lain yang ada di maluku sebagai salah satu bahasa perdagangan. Di beberapa kawasan daerah maluku, bahasa Ambon menjadi bahasa kedua mereka gunakan sehari – hari.

Rumah Adat

Suku Ambon memiliki sebuah rumah adat yang mana rumah adat ini memiliki nama Baileo. Untuk saat ini, rumah adat dari suku Ambon biasanya digunakan sebagai tempat untuk mengadakan pertemuan, musyawarah dan juga upacara adat yang dinamakan seniri negeri. Rumah adat baileo ini memiliki bentuk yang mirip dengan rumah panggung namun dikelilingi oleh serambi. Untuk bagian atap dari rumah adat baileo juga sangat luas dan sangat tinggi yang dilengkapi dengan bahan daun rumbia. Sedangkan untuk bagian dindingnya sendiri menggunakan gaba – gaba atau batang dari daun rumbia.

Pakaian Adat

Sama halnya dengan budaya dari suku lain yang ada di Indonesia, Suku Ambon juga memiliki pakaian adat yang sangat khas dan juga sangat sering dijadikan sebagai objek foto untuk para turis lokal dan internasional yang berkunjung ke Ambon. Untuk pakaian adat dari suku Ambon, pada pria biasanya menggunakan setelan jas dengan warna merah dan hitam serta bagian dalamnya menggunakan baju yang berenda dan dilengkapi dengan ikat pinggang. Sedangkan pada wanita, menggunakan baju cele yaitu baju dengan bentuk kebaya pendek dan berkaji yang disujikan.

Mata Pencarian

Jika berbicara mengenai profesi sebenarnya sebagian besar masyarakat Ambon memilih bekerja dengan bercocok tanam. Mereka biasanya menanam padi, jagung, ubi – ubian, kacang, kopi, sayur dan lainnya. Selain itu, tak jarang sebagian besar masyarakat Ambon budidaya sagu di hutan yang akhirnya menjadi salah satu penghasil sagu terbesar di Indonesia. Selain itu ada juga ada juga sebagian masyarakatnya yang bekerja sebagai nelayan. Hal ini karena kekayaan laut di Ambon yang sangat melimpah.

Seni tari suku Ambon

Salah satu tarian suku Ambon yang sangat terkenal adalah tari bambu gila atau secara umum biasanya masyarakat dari suku Ambon lebih mengenalnya dengan buluh gila atau bara suwen. Tarian ini biasanya dimulai dengan pawang yang akan membaca mantra dengan bahasa tanah untuk bisa memanggil roh dengan menggunakan asap dari kemenyan yang dihembuskan ke arah bambu sebagai alat tarinya. Bambu ini sendiri biasanya akan dipegang beberapa pria dewasa karena bambu akan bergoyang seorang sedang gila. Tarian ini memang paling terkenal untuk hampir semua orang yang pernah datang ke Ambon.

Makanan Khas

Salah satu bentuk budaya yang juga menjadi salah satu ciri khas dari suku Ambon adalah makanan khas dari daerah ini yang dikenal dengan nama papeda. Makanan papeda ini merupakan salah satu makanan Ambon yang proses olahnya menggunakan sagu mentah dan biasanya akan disajikan dengan menggunakan ikan kuah kuning yang segar.

Makanan papeda ini adalah jenis makanan turun temurun yang biasanya digunakan sebagai salah satu sajian makanan terlezat untuk orang Ambon. Sehingga tak heran jika ada tamu penting yang berdatangan ke Ambon, maka papeda ada salah satu menu yang selalu hadir di tengah makanan yang disajikan.

Kepercayaan atau agama

Untuk jaman sekarang, sebagian besar dari masyarakat suku Ambon memeluk agam islam dan agama Kristen. Dua agama ini adalah paling banyak pemeluknya di Ambon. Untuk mereka yang memeluk agama Islam di Ambon biasanya memiliki keterampilan dalam bidang perdagangan. Sedangkan untuk mereka yang memeluk agama Kristen di Ambon biasanya lebih banyak bekerja sebagai pegawai negeri, guru hingga tentara. Walaupun demikian tidak semua pemeluk agama di suku Ambon melakukan kegiatan yang sama. intinya mereka memeluk agama masing – masing dan hidup berdamping dengan sangat rukun karena disatukan dengan suku yang sama yaitu suku Ambon.

Itulah beberapa keunikan dari suku Ambon yang mungkin tak banyak orang lain ketahui. Nah untuk anda yang berencana akan ke Ambon atau tinggal di Ambon tak ada salahnya untuk mempelajari karakteristik dan keunikan dari suku Ambon. Sehingga ketika anda akan datang ke Ambon anda tidak akan lagi kaget dengan aktivitas dan kehidupan dari suku Ambon.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *