Serbuan Vaksinasi di Kota Ambon, Sebanyak 14.309 Warga Sudah Divaksin

  • Bagikan
Serbuan Vaksinasi di Kota Ambon, Sebanyak 14.309 Warga Sudah Divaksin

Ambon – Sejak “Serbuan Vaksinasi”di launching pada tanggal 26 Juni hingga Sabtu 03 Juli 2021, sebanyak 14.309 warga kota  Ambon memperoleh vaksin, jika ditotalkan dengan program vaksinasi massal yang digelar Pemkot Ambon sebelumnya, maka jumlah seluruhnya adalah sebanyak 63.534 orang atau 28,4 persen dari jumlah penduduk kota Ambon

Tingginya antusiasme warga yang datang untuk menerima vaksin mendapat apresiasi Walikota Ambon Richard Louhenapessy, saat meninjau kegiatan vaksinasi di tribun lapangan Merdeka Ambon, (Sabtu (03/07), Apresiasi juga di berikan Walikota kepada TNI Polri dalam penyelaenggaran Serbuan Vaksinasi bersama Pemkot.

Dikatakan, target sejuta dosis per hari sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo, maka Pemkot sendiri menargetkan 2.000 dosis per hari. Dan untuk mencapai target tersebut, Pemkot menyiapkan delapan (8) tim Vaksinator  hal ini Dinas Kesehatan Kota Ambon juga dibantu empat (4) tim Vaksinator dari jajaran TNI dan POLRI.

Ditambahkan, pencapaian target sangatlah penting, baik bagi daerah maupun secara nasional, mengingat semakin banyak masyarakat yang tervaksin, maka semakin besar juga herd immunity yang terbentuk di kalangan masyarakat.

Dikatakan Pemkot Ambon menargetkan sampai dengan desember 2021 jumlah warga yang sudah harus divaksin sebanyak 224 ribu atau 70 persen total penduduk kota Ambon. Olehnya itu bagi wargayang belum memperoleh vaksin diimbau  untuk mengikuti program vaksinasi yang digelar pemerintah.

“Dalam waktu dekat Pemkot juga akan melakukan program vaksinasi bagi anak 12 hingga 18 tahun. Saat ini Pemkot masih menunggu pengiriman vaksin anak maupun petunjuk dari Pemerintah Pusat”kata Louhenapessy.

Dia juga mengingatkan masyarakat, untuk tetap menerapkan dan menaati protokol kesehatan selama beraktivitas, mengingat kasus terkonfirmasi hingga saat ini terus naik dan sudah mencapai 660 kasus.

Untuk memutus rantai penyebaran Covid di Kota Ambon Pemkot akan dengan menerapkan aturan yang lebih ketat bagi pelaku perjalanan baik yang akan masuk maupun keluar pulau Ambon.

“Pemkot Ambon mulai Senin (05/07) pekan depan, setiap pelaku perjalanan dari luar Provinsi Maluku wajib mengantongi hasil PCR Negatif disertai kartu Vaksin. Sedangkan Pelaku Perjalanan dalam wilayah Provinsi Maluku wajib melampirkan hasil negatif Swab Antigen dan Kartu Vaksin”tegas Walikota. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *