banner 325x300

Sejak Pandemi COVID-19 Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Binaya Masohi Menurun Drastis

  • Bagikan
Sejak Pandemi COVID-19 Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Binaya Masohi Menurun Drastis

Maluku Tengah, Masohi – Sejak pandemi COVID-19 mewabah hingga saat ini, para pedagang sayur mayur dan bumbu masak yang berjualan di lokasi pasar Binaya Masohi, mengaku pendapatan penjualan perhari mereka turun drastis karena sepi pembeli.

Berdasarkan pantauan Tim Matamaluku.com di lokasi Pasar Binaya Masohi Sabtu 24/04/2021, terlihat pasar tersebut kurang pengungjung sehingga terlihat agak sepi dari pembeli yang biasanya ramai datang untuk membeli sayur – sayuran segar dan bumbu masak.

Kebanyakan para pedagang yang biasanya sibuk melayani pembeli, kini  kebanyakan duduk bersantai karena hanya satu atau dua orang pembeli yang datang untuk berbelanja sayur mayur atau bumbu masak di lokasi pasar Binaya.

Ibu Yarni pedagang sayur mayur di kompleks pasar Binaya Masohi, saat di wawancarai tentang kondisi pasar dan pendapatan perhari mereka menjelaskan  sejak pandemi COVID-19 di wilayah Maluku Tengah tepatnya kota Masohi, pendapatan perhari mereka turun drastis.

Ia mengatakan  dulu sebelum corona sayur yang di jual mereka 60 sampai dengan 70 ikat akan terjual habis bahkan hanya dalam hitungan jam saja, berbeda dengan saat ini di mana sayur yang di jual mereka hanya berkisar 20 sampai dengan 30 ikat, itupun tidak terjual habis sehingga harus di bersihkan kembali untuk di jual esok hari, ada juga sayur yang rusak dan harus di buang.

Yarni juga mengaku sejak pandemi COVID-19 seluruh pedagang merasakan dampaknya buruk dari pandemi ini, terkadang untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter, mereka tidak mempunyai ongkos, karena hasil penjulan mereka banyak yang tidak laku terjual.

“Kamareng – kamareng sebelum corona itu kita bisa jual 60 sampai 70 ikat, hitung jam su abis tapi skarang  20 ikat susah laku abis, corona ni paleng stengah mati, samua mengeluh, lihat katong keadaan bagini” Ujar Yarni.

Lebih lanjut Yarni menambahkan saat ini Dirinya bersama teman – teman yang berjualan sayur-sayuran di pasar Binaiya Masohi ini hanya dapat bertahan berjualan karena  untuk menghidupi keluarga mereka sehari – hari saja dengan pendapatan seadanya. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *