Seekor Buaya Jumbo Gegerkan Warga Tananahu Akhirnya Dibunuh

  • Bagikan
Seekor Buaya Jumbo Gegerkan Warga Tananahu Akhirnya Dibunuh

Tananahu, Matamaluku.com – Seekor buaya buas yang sudah sejak lama diincar karena sering memangsa hewan peliharaan warga Negeri Tananahu, Kecamatan Teluk Elpaputih, Maluku Tengah, berhasil ditangkap warga pada Jumat (27/1/2023) dinihari.

Buaya dengan ukuran hampir mencapai 3 meter itu akhirnya dibunuh oleh warga setempat. Warga takut karena buaya itu sudah beberapa kali memangsa hewan peliharaan warga dan memakan bangkai hewan yang sudah mati.

Predator muara dengan nama latin Crocodylus Porosus ini, diketahui muncul, pada Kamis (26/1/2023) malam.

Steven Rumalatea pertama kali mencurigai adanya kemunculan buaya itu dari jejak kaki. Saat itu Steven hendak pergi memancing ikan di pesisir pantai tidak jauh dari rumahnya.

Dengan menggunakan senter di kepala, dirinya kemudian menyusuri jejak kaki buaya tersebut menyusuri sungai Watenu. Sungai tersebut tidak terlalu besar dan dalam kondisi kering.

Awal penelusuran, Steven tidak menemukan adanya buaya dalam sungai itu, dia kemudian berbalik arah kembali ke pantai. Setibanya dekat talud penahan ombak yang tidak jauh dari rumahnya, buaya jumbo itu akhirnya ditemukan.

Bersama beberapa warga buaya itu akhirnya dibunuh. Keberadaan buaya itu baru diketahui warga Tananahu dan menjadi heboh pada Jumat (27/1/2023) sekitar pukul 06:00 WIT.

Menurut cerita warga, buaya ini sering kali muncul dan terlihat laut dekat bibir ombak, bahkan naik dan masuk di sungai kecil dekat pemukiman warga untuk mencari mangsa. Sudah beberapa kali buaya ini dikejar warga namun hewan ini selalu berhasil lolos.

Raja Negeri Tananahu Yulia Awayakuane saat dikonfirmasi Tim Matamaluku.com, Jumat (27/1/2023) siang, membenarkan adanya penemuan buaya jumbo itu.

Ia juga membenarkan kalau buaya tersebut telah dibunuh, karena warga sangat takut dan trauma dengan keberadaan hewan itu yang seringkali terlihat.

“Beberapa waktu lalu, buaya tersebut sempat dikejar oleh warga karena memangsa hewan peliharaan. Dalam pengejaran itu, warga sempat memotong ekor buaya tersebut,” ujar Yulia.

Yulia mengatakan, buaya ini juga diduga yang memangsa salah satu nelayan warga yang saat itu sedang mengambil ikan puri di Pantai Pelabuhan Awaya.

Yulia mengingatkan kepada masyarakat Tananahu agar lebih hati-hati dalam beraktivitas, lebih khususnya kepada nelayan.

Dirinya juga mengimbau orang tua agar mengawasi anak-anak mereka untuk tidak sering mandi air laut ataupun bermain di kali, karena ditakutkan masih ada buaya yang lain.

Yulia juga meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, melakukan pengecekan tentang keberadaan anak-anak buaya yang kerap kali dilihat warga muncul di salah satu sungai di Awaya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *