Satgas COVID-19 Kota Ambon Keluarkan SIKM Sebanyak 1.123 Pemohon

  • Bagikan
SIKM

Ambon – Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang dikeluarkan oleh Satgas Pengandalian COVID-19 kota Ambon yang diberlakukan sejak tanggal 06 sampi 17 Mei 2021 sebanyak 1.123 permohonan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Richard Luhukay Koordinator  Fasilitas Umum Tim pengendali COVID-19 kota Ambon, di Balai kota Ambon Senin 17/05/2021, Ia menjelaskan, terhitung 17 Mei Hari terakhir pemberlakuan SIKM yang nantinya berakhir tepat pukul 00:00 WIT. Tercatat sebanyak 1.123 SIKM dikeluarkan oleh petugas Tim pengendalian COVID-19 kota Ambon.

Selama pemberlakuan SIMK oleh tim Satgas  pengendalian COVID-19 tercatat sebanyak 227 surat permohonan masuk disetujui oleh Tim satgas pengendalian, serta surat izin permohonan keluar daerah yang disetujui sebanyak 846 permohonan yang diusulkan.

Dirinya juga mengatakan selain surat yang disetujui, tercatat sebanayak 157 permohonan izin masuk dan 146 permohonan ditolak karena tidak memeliki kepentingan yang mendesak baik untuk masuk ke kota Ambon maupun akan meninggalkan kota Ambon saat pelarangan mudik diberlakukan.

“Sampai saat ini data yang dapat kami sampaikan untuk keseluruhan data hingga hari ini, sementara surat masuk itu yang disetujui 277 sedangkan yang ditolak itu 157 sedangkan yang keluar itu 846 yang ditolak itu 146,  itu tentunya persyaratan masih tetap sama apabila ada keperluan mendesak, orang tua sakit, meninggal atau keperluan lainya seperti tugas dinas itu bisa kami berlakukan” Ujar Luhukay.

Lebih lanjut Luhukay menembahkan sejak diberlakukanya SIKM banyak surat yang dikeluarkan petugas Tim Satgas pengendalian COVID-19 kota Ambon kepada para pelaku perjalanan yang melakukan perjalanan dinas baik ke luar kota Ambon maupun yang dating ke kota Ambon. Dan kurang lebih 303 surat permohonan izin masuk maupun izin permohonan keluar yang ditolak rata – rata dari pemohon melampirkan izin berkunjung menemui keluarga tanpa alasan yang tepat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *