Ratusan Sopir Angkot di Kota Ambon Lakukan Unjuk Rasa dan Mogok Massal

  • Bagikan
Ratusan Sopir Angkot di Kota Ambon Lakukan Unjuk Rasa dan Mogok Massal

Ambon – Ratusan sopir angkutan kota (Angkot) berbagai trayek di kota Ambon melakukan unjuk rasa dan mogok massal, Kamis (25/8) pagi, sehingga menyebabkan masyarakat selaku penumpang menjadi terlantar.

Aksi mogok dilakukan lantaran mereka menolak penghapusan BBM Premiun dan kenaikan harga Pertalite

Sekitar pukul 09.00 WIT tumpukan penumpang terlihat di sepanjang emperan ruko yang ada di kawasan terminal Mardika dan beberapa ruas jalan yang menjadi trayek angkot.

Pemandangan yang sama juga terlihat di Terminal angkot trayek luar kota ke Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Nusaniwe, demikian halnya di terminal antar kota. Akibatnya para penumpang terlantar di sejumlah titik, termasuk para pengunjung sejumlah tempat  perbelanjaan

Elen Latuputty warga desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe mengaku pasrah karena tidak bisa kembali ke rumah tepat waktu akibat tidak adanya angkot yang beroperasi.

Latuputty  mengaku tidak menggunakan ojek sebagai alternatif  karena ongkos yang dipatok cukup mahal lebih dari Rp50.000

Elen  dan penumpang lainnya sudah menunggu hampir dua jam lamanya, namun angkot tidak kunjung melintas, sehingga banyak penumpang memilih bertahan, ada juga yang terpaksa menggunakan becak.

Nasib yang sama juga dialami Ade Nanlohy warga Gunung Nona Kecamatan Nusaniwe yang hanya bisa pasrah menunggu hingga sopir angkot selesai melakukan demo. Nanlohy juga tidak menggunakan kendaraan ojek karena mahal .

Aksi mogok sopir angkot tidak hanya berdampak pada warga, tapi juga bertambahnya rezeky penarik becak dan tukang ojek.

Mogok massal dilakukan oleh sopir angkot  semua trayek di Kota Ambon,  Mereka mendatangi Gedung DPRD Kota Ambon menyuarakan tolak penghapusan BBM Premium besubsidi.

Para Sopir Angkot ini nampaknya tidak puas dengan rapat yang sudah dilakukan berulang kali sehingga mereka melakukan aksi unjuk rasa ini.

Dari pantauan Tim Matamaluku.com di lapangan, sopir angkot semua trayek mulai mogok sejak pagi. Suasana di Terminal Mardika, Kamis (26/08) pagi, benar-benar sepi dari hiruk pikuk kendaran angkutan umum yang  keluar masuk menurunkan dan menaikan penumpang. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *