Puluhan Pelaku Perjalanan Datangi Balai Kota Ambon Untuk Mengurus Surat Keterangan Anak Belum Divaksin

  • Bagikan
Puluhan Pelaku Perjalanan Datangi Balai Kota Ambon Untuk Mengurus Surat Keterangan Anak Belum Divaksin

Berita Ambon – Puluhan warga pelaku perjalanan, Kamis (29/07) mendatangi Balai kota Ambon mengurus surat keterangan anak belum divaksin, sebagai salah satu persyaratan perjalanan ke luar provinsi Maluku.

Pantauan Tim Matamaluku.com di Balai kota Ambon Kamis 29/07/2021 terlihat warga yang akan melakukan perjalanan menggunakan angkutan laut menuju dari Ambon keluar provinsi Maluku datang untuk membuat surat keterangan anak mereka yang akan melakukan perjalanan bersama.

Tujuan mereka meminta Suket belum vaksin anak, karena takut anak mereka tidak bisa ikut bersama lantaran belum divaksin.

Pemkot Ambon baru menjadwalkan vaksin anak usia 12-17 tahun bulan Agustus mendatang.

Sekretaris kota Ambon A G Latuheru saat di wawancarai membenarkan adanya pemberlakuan surat keterangan yang di buat oleh Satgas COVID-19 Kota Ambon untuk anak pelaku perjalanan hal ini sesuai instruksi Menteri maupun Instruksi Walikota Ambon nomor 6 tentang pelaku perjalanan .

Dikatakan Latuheru, persyaratan untuk pelaku perjalanan yang akan menuju pulau Jawa dan Pulau Bali harus melengkapi diri dengan surat vaksin dan PCR negative.

“Aturan ini telah diberlakukan sama untuk pelaku perjalanan menuju provinsi lainya  dan  persyaratan tersebut bukan saja berlaku untuk orang dewasa akan tetapi untuk seluruh anak maupun remaja yang ikut dalam perjalanan”jelas Latuheru.

Disebutkan pemerintah kota lewat Satgas percepatan pengendalian COVID-19 membuat surat keterangan tersebut, karena khusus untuk wilayah  pemerintah provinsi Maluku termasuk didalam kota Ambon belum melaksanakan penyuntikan  vaksin kepada anak dan remaja.

“Persyaratan surat keterangan pelaku perjalanan yang di keluarkan oleh pemerintah kota untuk mempermudah warga yang akan melakukan perjalanan dengan membawakan anak mereka”ungkapnya.

Latuheru menambahkan pemerintah kota juga telah berkoordinasi dengan pihak bandara maupun pelabuhan untuk tidak meminta keterangan yang di keluarkan oleh pemerintah kota, akan tetapi menanyakan langsung kepada warga dan jika pelaku perjalanan di bawa umur dibiarkan karena tentunya mereka belum menerima suntikan vaksin. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *