Presiden Jokowi Dorong Perbankan untuk Meningkatkan Dukungan Kredit bagi UMKM

  • Bagikan
Pelaku UMKM
Ilustrasi pelaku UMKM

Jakarta – Dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk terus mendukung sektor UMKM. Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2024, Presiden menyoroti perlunya peningkatan akses permodalan bagi UMKM melalui perbankan dan asuransi.

Presiden menekankan bahwa saat ini hanya 19% kredit perbankan yang diarahkan kepada UKM, sehingga diperlukan strategi baru untuk meningkatkan angka ini agar UMKM dapat tumbuh secara optimal. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), sebagai bank dengan portofolio pinjaman UMKM terbesar di Indonesia, telah menetapkan strategi pertumbuhan kredit UMKM sebesar 11-12% pada tahun 2024.

Direktur Utama BRI, Sunarso, mengungkapkan bahwa BRI telah berhasil menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp1.068,7 triliun hingga akhir Desember 2023. Selama tahun 2023, pertumbuhan kredit BRI mencapai 11,2%, melampaui pertumbuhan kredit industri perbankan nasional yang hanya sebesar 10,4%.

BRI juga bertekad untuk terus fokus pada UMKM, dengan porsi kredit UMKM mencapai 84,38%. Strategi BRI dalam mendukung UMKM termasuk memperluas jangkauan layanan kepada segmen ultra mikro. Melalui HoldIlustrasi pelaku ing Ultra Mikro (UMi), BRI berhasil menambah 6 juta debitur baru, sehingga totalnya mencapai 37 juta debitur. Selain itu, Holding UMi telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp53 triliun melalui plafon digital kepada lebih dari 8,6 juta nasabah.

Sunarso menegaskan bahwa Holding UMi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mendukung UMKM, sehingga BRI dapat memberikan layanan finansial kepada masyarakat dengan cara yang lebih luas dan efisien. Dengan upaya ini, diharapkan UMKM dapat terus berkembang sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. MM/AC

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *