PHK Sepihak, Puluhan Karyawan Hotel The Natsepa dan Imperial Inn Demo

  • Bagikan
PHK Sepihak, Puluhan Karyawan Hotel The Natsepa dan Imperial Inn Demo

Ambon – Puluhan karyawan Hotel The Natsepa dan Imperial Inn bergabung dengan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Maluku menggelar aksi demo di gedung DPRD Maluku dan Kantor Gubernur, Kamis (23/09).

Aksi demo terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak oleh manajemen kedua hotel itu.

Massa aksi dengan menggunakan puluhan kendaraan roda dua dan mobil bak terbuka dilengkapi pengeras suara awalnya mendatangi gedung DPRD Provinis Maluku di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Pantauan Tim Matamaluku.com di gedung DPRD Maluku, massa aksi yang tiba dalam kondisi basah kuyup langsung menggelar aksi menyuarakan aspirasi mereka dihadapan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tethool dan anggota komisi II yang bersedia menemui mereka.

Dalam orasinya pendemo menyatakan PHK yang dilakukan manajemen The Natsepa maupun Imperial Inn adalah bentuk arogansi karena dilakukan secara sepihak.

Mereka menuntut manajamen hotel membatakan PHK dan mengembalikan mereka untuk kembali bekerja dengan posisi dan jabatan mereka masing – masing.

Mereka juga menuntut agar tidak ada tindakan intimidasi dan intervensi dari pihak manapun terhadap anggota serikat The Natsepa maupun kegiatan serikat yang ada di hotel.

Pendemo mendesak dan meminta aparat penegak hukum melakukan proses hukum kepada Manager The Natsepa Hotel Miguel Garcia, sesuai dengan mekanisme perundang – undangan yang berlaku terhadap semua pelanggaran yang terjadi .

Manager The Natsepa Hotel Miguel Garcia merupakan warga berkebangsaan Negara Spanyol.

Usai menyampaikan aspirasi di gedung dewan massa aksi bergerak menuju Kantor Gubernur Maluku untuk menyampaikan persoalan yang sama.

Tiba di depan kantor Gubernur orator secara bergantian meminta Gubernur Maluku Murad Ismail menyikapi persoalan yang menimpa puluhan karyawan yang di PHK secara sepihak.

Cukup lama mereka berorasi, tiga perwakilan pendemo diijinkan masuk bertemu dan berdialog dengan Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku untuk menyampaikan aspirasi mereka. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *