Pengusaha Emas Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan

  • Bagikan
Polres Buru
Mirna Cs Dilaporkan Ke Polisi Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

Berita Buru – Pengusaha emas Bunda Mirna dan rekan-rekannya dilaporkan ke Mapolres Buru atas dugaan penyerobotan lahan Ketel Kayu Putih milik Ibrahim Wael di kawasan tambang emas ilegal Gunung Botak Pulau Buru. Kuasa hukum Ibrahim Wael, La Eko Lapandewa, mengungkapkan hal ini dalam keterangan kepada reporter DMS Media Group, Sofyan Muhammadia.

Lapandewa menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan pelaporan terhadap delapan orang yang diduga melakukan tindakan penyerobotan lahan Ketel Kayu Putih milik kliennya. Kepolisian telah memeriksa para pelapor dan saksi, serta merencanakan untuk memanggil satu per satu para terlapor untuk dimintai keterangan, dimulai pada hari Sabtu, 6 April 2024.

Terlapor, termasuk Mirna dan rekan-rekannya, diduga terlibat dalam penyerobotan lahan dan kerusakan lahan Ketel Kayu Putih. Penyerobotan dan pengrusakan lahan dilakukan di lahan Ketel Kayu Putih Rana Katin Lahin di kawasan Gunung Botak, tempat para terlapor melakukan aktivitas penambangan emas ilegal tanpa izin.

Lapandewa berharap agar Polres Buru dapat menyelesaikan masalah hukum ini dengan sebaik-baiknya. Dia menegaskan bahwa lahan Kayu Putih tersebut sering menjadi tempat aktivitas penambangan emas ilegal yang merusak lingkungan dan kehidupan makhluk lainnya. Lapandewa berharap pihak kepolisian dapat mencegah kegiatan ilegal yang merugikan tersebut. MM

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *