Pencarian Bocah Hilang Terserat Arus di Sungai Ahuru Belum Ditemukan

  • Bagikan
Pencarian Bocah Hilang Terserat Arus di Sungai Ahuru Belum Ditemukan

Ambon – Proses pencarian terhadap Askar Mailk bocah berusia enam tahun yang hilang akibat terseret arus sungai Ahuru pada Kamis (23/09) masih terus dilakukan oleh warga maupun Tim SAR dari Basarnas Maluku.

Askar Malik diduga hanyut terseret aliran sungai Ahuru saat hujan deras mengguyur Kota Ambon. Saat kejadian Askar Malik atau yang dikenal dengan panggilan Naruto itu tengah bermain seluncuran di selokan dekat rumahnya, kawasan Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Disaat yang hampir bersamaan juga bocah lainnya bernama Hasyim juga hanyut terseret banjir di Sungai Ahuru, Hasyim terseret banjir sekitar pukul 17.10 WIT. Bocah itu selamat setelah berpegangan pada potongan besi di pinggir sungai.

Hasyim selama hampir setengah jam bertahan di potongan besi yang dipegangnya sebelum ditemukan  warga yang melakukan pencarian.

Dari pantuan Tim Matamaluku.com di lokasi kejadian yang diduga Askar terseret arus, hingga Jumat (23/9) siang, proses pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR dari Basarnas Ambon.

Selain Basarnas Ambon, petugas Damkar Kota Ambon diterjunkan ke lokasi pencarian. Tim dibantu warga setempat turut membantu pencarian menyusuri aliran sungai dengan harapan bisa menemukan bocah naas itu dalam kondisi selamat .

Pancarian dan penyusuran, mulai dari kawasan lokasi kejadian di sungai kawasan Air Kuning, Ahuru hingga ke sungai Batu Merah. Warga Batu Merah yang mendiami bantaran sungai juga membantu proses pencarian.

Seperti diberitakan sebelumnya, Askar Malikk alias Naruto dikabarkan hilang terbawa arus sungai saat sedang bermain seluncuran di selokan dekat rumahnya, kawasan Air Kuning, Desa Batu Merah pada Kamis (23/09). Saat kejadian kondisi hujan sangat lebat mengguyur wilayah Ambon

Hampir bersamaan waktu, bocah bernama Hasyim juga mengalami nasib yang sama terseret arus sungai, beruntung Hasyim ditemukan warga dalam kondisi selamat sedang berpegangan pada sebatang besi di pinggiran sungai. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *