Pemkot Indikasikan COVID-19 Varian Delta Telah Masuk ke Ambon

  • Bagikan
Pemkot Indikasikan COVID-19 Varian Delta Telah Masuk ke Ambon

Ambon – Pemerintah kota Ambon Maluku, mengindikasikan bahwa virus corona varian delta (B.1617.2) telah masuk ke Ambon. Pemkot Ambon meminta warga untuk mewaspadai penyebaran virus dengan varian baru ini.

Mengantisipasi penyebaran varian delta corona atau COVID B.1617.2 di kota ini, Senin (28/06) Pemerintah Kota Ambon secara dadakan melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah OPD terkait.

Wakil Walikota Ambon, Syarif Halder yang ditemui sejumlah wartawan di Balai kota mengakui, kalau varian baru COVID-19 itu, diduga telah masuk di daerah ini, Indikasi ini menguat setelah adanya  kasus dua anak  meninggal mirip gejala varian delta plus itu.

“Diduga Kuat virus yang baru  delta india sudah masuk ke kota Ambon, ini masih butuh penelitian lebih lanjut,. Virus ini dia menyerang lebih banyak anak anak kecil sehingga diduga kuat virus delta ini sudah masuk di kota Ambon”kata Syarif Hadler.

Syarif Hadler, meminta warga agar mewaspadai penularan varian baru COVID-19 itu, dengan meningkatkan protokol kesehatan (prokes) sekaligus menganjurkan  penggunaan masker ganda.

“Tadi dalam rapat dengan Pa Wali, salah satu ahli menganjurkan kita menggunakan masker dua lapis. Dari apa yang disampaikan, sekali lagi saya minta dari seluruh masyarakat kota ambon mari kita patuhi protokol kesehatan. Apa yang dianjurkan oleh pemerintah demi kepentingan kita bersama” pintanya

Pemerintah Kota Ambon, kata Syarif Hadler, nantinya akan mengundang seluruh kepala kecamatan, kepala pemerintah negeri, raja dan lurah se-kota Ambon, untuk merapat guna membahas langkah-langkah antisipasi, memperketat pangawasan hingga ketingkat RT dan RW.

“Langkah ini dibarengi dengan instruksi Pa Walikota Ambon, guna semakin memperketat pengawasan aktifitas keluar masuk orang hingga RT dan RW”Ungkap Syarif.

Dikatakan, Pemkot Ambon tidak ingin kecolongan, meskipun kasus ini masih bersifat dugaan dan butuh penelitian lebih lanjut.

Pemkot Ambon nantinya akan mengupayakan operasional rumah sakit lapangan (RSL), mengingat saat ini kapasitas rumah sakit rujukan di Ambon sudah penuh.

Sebelumnya Pemerintah Kota melalui Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan COVID -19 menyiapkan rumah sakit darurat, yaitu Hotel Everbright, Wijaya Hotel, Sumber Asia dan Balai Diklat Pertanian Maluku.

Kepala Dinas Kesehatan, Kota Ambon Wendy Pelupessy, yang dikonfirmasi secara terpisah di Balai Kota mengatakan, pemerintah masih menelusuri diduga masuknya virus corona varian delta B.1617.2 ke Ambon. Karena sejauh ini COVID-19 varian delta banyak ditemukan di beberapa wilayah di Pulau jawa.

Pelupessy juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mewaspadai penularan varian delta.

Kasus COVID-19 di Kota Ambon hingga 27 Juni 2021, terkonfirmasi sebanyak 41 orang

“Diharapkan prokes 6M yakni memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak menghindari kerumunan dan mengurangi pergerakan, dan menghindari makan bersama, agar lebih ditingkatkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di kota Ambon” kata Pelupessy

Diketahui varian baru virus corona pertama kali ditemukan di India ini, memiliki tingkat penularan yang lebih cepat. Varian delta juga diketahui telah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *