Pemkot Ambon Akan Lelang Randis

  • Bagikan
Pemkot Ambon Akan Lelang Randis

Ambon, Matamaluku.com – Sebanyak 32 kendaraan dinas (Randis) milik Jabatan dan Operasional maupun kendaraan lain seperti traktor milik Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang ditertibkan akan dilakukan pelelangan oleh Pemkot Ambon.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon Apries Gasperz mengatakan, pihaknya telah menarik 32 Randis baik yang masih dapat digunakan maupun telah mengalami kerusakan dan kini sementara ditampung di gedung percetakan Negara.

“Untuk kendaraan yang ditarik ini direncanakan akan dilakukan pelelangan oleh Pemkot Ambon dan kendaraan yang rusak berat maupun tidak dapat diperbaiki berarti kendaraan tersebut dikategorikan limbah padat atau besi tua,” ujar Apries.

Apries mengatakan, tidak semua kendaraan akan dilelang, karena Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon sebagai pengelola barang dan selaku pembantu pengelola akan melihat kebutuhan–kebutuhan pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkot Ambon, yang mana masih kurang kendaraan operasional, mobil yang ditarik ini akan dialihkan untuk digunakan SKPD tersebut.

Apries menjelaskan, ada beberapa mobil dinas yang ditarik saat ini telah dialihkan untuk operasional, seperti dua kendaraan yang telah diberikan ke Dinas PUPR sebagai mobil operasional izin mendirikan bangunan dan satu unit  untuk Satuan Polisi Pamong Praja.

Ditanya soal kendaraan roda dua yang masih digunakan orang yang tidak berhak menggunakan, Apries mengatakan, untuk kendaraan roda dua yang tidak memenuhi administrasi tetap ditarik, tetapi yang bisa menyesuaikan dengan administrasinya yang bersangkutan dapat menggunakanya.

Dalam kesempatan ini juga Apries menerangkan, jika seseorang ingin memiliki kendaraan dinas ada persyaratanya minimal kendaraan dinas harus digunakan untuk operasional pemerintah selama tujuh tahun sesuai dengan aturan pemerintah.

“Untuk itu seluruh kendaraan dinas yang kini diamankan di gedung percetakan Negara yang beroperasi selama tujuh tahun bahkan lebih ini dapat di lelang dan juga digunakan untuk operasional SKPD yang tidak memiliki kendaraan operasional,” tuturnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *