Pemkot Ambon Akan Laksanakan Pilkades Serentak di 8 Desa Negeri

  • Bagikan
Pemkot Ambon Akan Laksanakan Pilkades Serentak di 8 Desa Negeri

Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon pada 2021 akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di tujuh Desa dan satu Negeri Adat.

Delapan desa dan negeri yang akan melaksanakan Pilkades serentak yakni Wayame, Poka, Hunuth, Nania, Waiheru, Latta,desa Galala, serta negeri Hative Kecil,”kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Ambon, Steven Dominggus, Selasa.

Dikatakannya, persiapan Pilkades serentak masih menunggu Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai landasan hukum pelaksanaannya.

“Ketika perwali sudah ada, maka akan dibentuk panitia di tingkat kota, serta di masing – masing desa dan satu negeri adat, dalam mempersiapkan secara teknis proses pilkades serentak dimaksud,” katanya.

Pemkot Ambon, berupaya mendorong seluruh Desa dan Negeri di kota Ambon memiliki pemimpin defenitif, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pemkot Ambon, lanjutnya, tidak mau ada Penjabat yang ditugaskan dalam jangka waktu yang lama di desa atau negeri karena  menginginkan semua desa dan negeri miliki pemimpin defenitif.

“Dengan demikian proses pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan bagi masyakat dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Steven juga mengakui, Negeri Hative Kecil dalam proses untuk memiliki kepala pemerintahan yang defenitif, telah menetapkan Peraturan Negeri (Perneg) tentang Mata Rumah Parentah, yang mana mengakomodir dua mata rumah Parentah.

Negeri Hative Kecil, terdapat lebih dari satu mata rumah parentah, sehingga mengharuskan penyelarasan Peraturan Daerah (Perda) Kota Ambon Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengangkatan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Pemerintah Negeri.

Perda mengatur, jika lebih dari satu mata rumah parentah maka harus diputuskan siapa yang berhak memimpin, dan di Hative Kecil opsi itu tidak jalan.

“Opsi kedua dilaksanakan konsesus secara bergiliran, tidak jalan juga. Opsi terakhir adalah proses pemilihan yang kita lakukan. Proses pemilihan di Negeri Hative Kecil melibatkan semua masyarakat negeri,” ujar  Steven.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *