Pemkab SBT Harap Performa Agraria Tingkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat

  • Bagikan
Pemkab SBT Harap Performa Agraria Tingkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat e1689159668388

Bula – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) berharap bahwa Rakor Tim Gugus Tugas Performa Agraria akan menjadi cikal-bakal kebangkitan dan memicu peningkatan ketahanan pangan masyarakat di daerah itu.

Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas, menyampaikan hal ini melalui sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Setda SBT, Idris Boufakar, pada rapat koordinasi Tim Gugus Tugas Performa Agraria di Kantor Bappeda SBT, Rabu (12/7/2023).

“Pemerintah memiliki harapan besar terkait upaya peningkatan perekonomian lokal dan ketahanan pangan masyarakat melalui program Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),” ujar Bupati Mukti.

Salah satu harapan besar pemerintah adalah terkait kepemilikan tanah dan lahan oleh masyarakat, yang merupakan upaya peningkatan ketahanan pangan dan mandiri ekonomi lokal masyarakat SBT.

“Kami berharap secara bertahap dapat menyelesaikan masalah kepemilikan lahan di daerah ini secara menyeluruh. Terutama di beberapa wilayah pemukiman warga transmigrasi. Semoga masalah kepemilikan lahan di sana juga dapat segera diselesaikan,” tegas Mukti.

Bupati Mukti juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kanwil Kementerian Pertanahan Nasional Provinsi Maluku atas pelaksanaan program BPN yang menjadikan SBT sebagai salah satu fokus kegiatannya.

“Tak lupa, atas nama pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur, saya mengucapkan penghargaan dan terima kasih atas program pembagian sertifikat pada sebelas desa di wilayah Kecamatan Wakate beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Hal ini, lanjut Bupati Mukti, menunjukkan perhatian dan upaya nyata pelayanan dari instansi Agraria dan Penataan Ruang serta Badan Pertanahan Nasional.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten SBT, Juliana Jolanda Salhuteru, menyampaikan informasi terkait kebijakan Performa Agraria, yang merupakan upaya untuk merenovasi hubungan antara masyarakat dengan tanah, termasuk dalam hal penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan lahan mereka.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *