Pemkab Buru Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan

  • Bagikan
Pemkab Buru Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan

Namlea, Matamaluku.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buru mendeklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan di 17 Desa percontohan, yang berlangsung di Desa Ubung, Kecamatan Lilialy, pada Sabtu (4/2/2023).

Penjabat Bupati Buru Djalaludn Salampessy didampingi Ketua PKK Kabupaten Buru Mega Azizah Salampessy serta Sekda M. Ilyas Hamid, hadir langsung mengikuti dan membuka secara resmi kegiatan Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan pencanangan kegiatan Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa yang lain,” ujar Penjabat Bupati Buru Djalaludin Salampessy kepada Tim Matamaluku.com, Sabtu (4/2/2023).

Salampessy mengatakan, 17 desa yang menjadi desa percontohan diharapkan akan diikuti oleh seluruh desa yang ada di Kabupaten Buru untuk memastikan setiap warga desa tidak lagi membuang air besar pada sembarangan tempat.

Selain membuka secara resmi deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Bupati Salampessy juga meresmikan pengoperasian Cold Storage pabrik es curah dalam menunjang mutu produk perikanan di Kabupaten Buru.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buru Ufairah Bin Thahir menjelaskan, pihaknya terus melakukan berbagai langkah inovasi salah satunya adalah gerakan penataan aset Perikanan dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saat ini Dinas Perikanan menjalin kerja sama dengan pihak PT Harta Samudra yang kembali mengoperasikan Cold Storage dan pabrik es balok dan es curah guna memenuhi kebutuhan para nelayan menyimpan hasil tangkapan mereka agar mutu dan kualitas ikan tetap terjaga,” ujar Ufairah.

Dukungan yang kuat juga disampaikan Kepala BAPPEDA Kabupaten Buru Najib Hentihu atas nama pemerintah daerah terkait program-program yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), salah satunya yakni Dinas Perikanan setempat.

Najib mengakui, investasi pemerintah tidak dapat dikelola sendiri oleh pemerintah, namun perlu juga melibatkan pihak swasta dan hal itu telah dilakukan oleh dinas Perikanan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat salah satunya lewat sektor Perikanan.

Pada acara tersebut Penjabat Bupati Buru juga membagikan sejumlah Sertifikat Penghargaan Open Defecation Free (ODF) kepada beberapa Kepala Desa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *