Naiknya Tarif Retribusi Parkir Oleh Pemkot Ambon Dikeluhkan Para Sopir

  • Bagikan
Tarif Retribusi Parkir

Ambon – Sopir angkutan umum maupun sopir taksi konvensional serta online dan para pengendara roda dua merasa resah dengan dinaikanya kembali tarif retribusi parkir kendaraan roda dua maupun roda empat oleh pemerintah kota Ambon.

Kembali dinaikanya harga restribusi parkir sesuai dengan  peraturan walikota nomor 16 tahun 2021 tentang tarif retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum pada zona – zona strategis dengan tarif progresif yakni perkir per jam, maupun pada zona bebas sebesar Rp5.000 sekali parkir untuk kendaraan roda empat  dan Rp3.000 parkir kendaraan roda dua ini akan  segera di berlaku.

Muhammad Budi salah seorang pengemudi taxi online saat diwawancarai, Sabtu 22/05/2021,  menyikapi akan diberlakukannya, Perwali nomor 16 tahun 2021 tentang kenaikan tarif parkir bagi kendaran roda dua dan roda empat dalam wilayaha kota Ambon, mengtakan, hal ini dirasa sangat memberatkan dirinya selaku pengemudi taxi online, karena jika saat mengangkut penumpang dan harus memarkirkan kendaraan pada beberapa lokasi berbeda akan dikenakan biaya dan jika dijumlahkan maka dirasa cukup berat.

Dirinya berharap kepada pemerintah kota lewat dinas Perhubungan, dapat melakukan kajian kembali sebelum menaikan tarif parkir dalam kondisi saat ini, karena perekonomian masyarakat masih dalam masa pandemi untuk itu seharusnya ada kebijakan-kebijakan yang semestinya menjadi pertimbangan pemerintah kota Ambon agar tidak memberatkan warga kota Ambon.

“Kalau untuk harga parkir yang naiknya begitu siknifikan untuk sekali berlaku tarif Rp5.000 itu sangat memberatkan karena kalau kita parkir biasa ambil orang Rp5.000, contohnya kalau sudah 10 kali parkir berarti Rp50.000 artinya kita sangat rugi’ Ujarnya.

Untuk di ketahui sampai saat ini terif restribusi parkir masih di berlakukan dengan harga lama dimana untuk sekali parkir kendaraan roda empat di kenakan tarif Rp.3.000 dan kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp2.000 per sekali parkir.

Dan tarif baru akan di berlakukan untuk kendaraan roda dua maupun roda empat yang parkir mengunakan badan jalan di lima zona – zona produktif maupun parkir pada zona bebas dalam waktu dekat ini akan di berlakukan bersamaan dengan telah dikeluarkanaya  Perwali nomor 16 oleh pemerintah kota Ambon.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *