Mengenal Murad Ismail, Sosok Penting di Maluku

  • Bagikan
Sumber: images.bisnis-cdn.com

Matamaluku.com – Berita mengenai Gubernur Maluku yakni Murad Ismail memang sedang viral belakangan ini. hal tersebut bukan tanpa alasan karena ia sendiri pernah menyatakan perang ke Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. pasalnya, ia menilai apabila kebijakan moratorium yang diberlakukan oleh Susi sudah memberikan kerugian terhadap Maluku.

Adapun pernyataan dari Murad tersebut ia sampaikan ketika sedang memberikan sebuah sambutan dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan penjabat sekda Maluku. Tepatnya di kantor Gubernur Maluku Ambon.

Ia berpikir apabila setiap bulan kementerian Kelautan dan Perikanan sudah mengangkut ikan yang berasal dari Perairan Arafura untuk kemudian diekspor ke beberapa Negara. Namun sayangnya Maluku justru tidak memperoleh apapun dari kegiatan eksport tersebut.

Hal yang paling membuat netizen heboh adalah karena pada hari pelantikannya tersebut, ia juga melayangkan perang untuk Menteri Susi tersebut. Murad juga memberikan ancaman akan memberikan sanksi tegas terhadap para ASN atau aparatur sipil Negara yang sering berkeliaran pada jam kerja bahkan memilih untuk nongkrong di kedai kopi.

Ini juga alasan yang membuat Murad ingin mengancam untuk menggelar razia ke rumah-rumah kopi dan apabila kedapatan terdapat ASN yang bandel maka akan langsung memperoleh sanksi tegas. Dibalik pertanyaannya pada tahun tersebut? sebenarnya siapakah Murad Ismail tersebut?

Siapakah Murad Ismail?

Murad Ismail sendiri lahir di Ambon tepatnya pada tanggal  11 September  tahun 1961 silam yang mana pernah perwira tinggi Polri serta Analis Kebijakan Utama untuk bidang Brigade Mobil Korbrimob POLRI.

Ia sendiri menjadi Gubernur Maluku dengan wakil Barbanas Orno pada pilihan gubernur di kawasan tersebut. Pasangan tersebut berhasil mengalahkan pasangan Said Assagaff dan Anderuas Rentanubun  serta pasangan Herman Koedoeboen  &  Abdullah Vanath.

Dalam pilihan gubernur 2018 di Maluku tersebut, terdapat beberapa partai yang mengusungnya seperti PDI-P. Bukan hanya menjadi Gubernur saja, Murad Ismail  memiliki jawaban penting didalam PDIP Maluku yakni sebagai ketua DPD dari partai bersangkutan.

Murad yang terpilih menjadi gubernur bersama wakilnya tersebut secara resmi dilatih pada 21 Juli 2019 di Baileo Siwalima, Karang Panjang-Ambon. Adapun pihak yang melatihnya tersebut adalah Komarudin Watubun. Komarudin sendiri merupakan ketua untuk bidang kehormatan Partai DPP PDIP.

Riwayat Pendidikan dan karir

Pria kelahiran Waihaong Nusaniwe, Ambon-Maluku ini pernah menempuh jenjang pendidikan dari SD hingga SMA di kota Kelahirannya di Ambon. Setelah lulus dari SMA di tahun 1981, ia melanjutkan pendidikan di Akpol di tahun yang sama.

Murad sendiri pernah menempuh pendidikan di AKPOL dan lulus pada 1985 silam. Kemudian setelah ia luluas, ia melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan berhasil menyelesaikan pendidikannya pada1994. Ia juga melanjutkan pendidikannya ke Sespim dan lulus pada 1999 dan terakhir di Sespimti dimana berhasil lulus tepatnya pada tahun 2010.

Bukan hanya di bidang kepolisian saja, Murad Ismail juga pernah mendapatkan pendidikan kejuruan di PA Daspa Brimob, Assesment Pati Polri dan PA DAS Reserse. Dari sinilah, karir sosok Murad semakin meroket. Dan pada tahun 1996 menjadi wadan Satgas Brimob untuk  Operasi Tatoli di kawasan  Timor Timur.

Sumber: webicdn.com

Dari timor Timur itulah, pada tahun 1998, Murad mempunyai karir sebagai Danden B Resimen II Gegana Polri Hingga 2005 silam. Setelah itu, ia kemudian ditugaskan di Baintelkam Polri. Tahun berikutnya, ia mempeorleh promosi sebagai Kasat Brimob kepolisian daerah Sumatra Utara dan 2 tahun kemudian menjadi Kasat Brimob Poldauntuk  Metro Jaya.

Selama mengabdi di dunia kepolisian, sejumlah penghargaan ternyata juga sudah diterima dan tanda jasa pun pernah diraih oleh beliau. Adapun diantaranya tanda jasa SL Kesetiaan selama 16 tahun, Tanda Jasa SL kesetiaan selama hingga 24 tahun hingga penghargaan-penghargaan lainnya

Setelah mempunyai karir didalam dunia kepolisian selama puluhan tahun, Murad akhirnya dilirik oleh Partai Nasdem dan mengusungnya pada pilihan gubernur Maluku 2018. Keputusan tersebut ternyata diperoleh sesuah ketua umum partai tersebut yyakni Surya Palih didampingi oleh Tim Bapilu bertemu dengan Ismail di Kantor DPP Nadem.

Fakta seputar Murad IIsmail

Pernyataan Murad yang menyatakan perang kepada Susi Pudjiastuti pada tahun kemarin itu memang penuh dengan kontroversti. Walaupun demikian Mendagri Tjahjo Kumolo juga mempersilahkan Murah. Pasalnya, Ia menilai apabila Murad sebagai kepala daerah memang mempunyai hak buat mengajukan protes apabila merasa kebijakan Susi tersebut merugikan masyarakat yang ada di wilayahnya tersebut.

Dibalik pernyataan yang penuh dengan pro dan kontra tersebut, ternyata terdapat sejumlah fakta mengenai Murad Ismail ini. apa sajakah fakta-faktanya? Lansung saja simak ulasan di bawah ini.

  1. Mantan anggota Polri

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Murad sendiri merupakan purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia /Polri. Adapun jabatan terakhir di organisasi Polri adalah Komandan Korps Brigade Mobil Polri.

Ia menjelaskan apabila masa dinasnya di Polri seharusnya baru berakhir tahun 2019 tetapi ia ternyata lebih memilih buat maju ke Pilkada pada tahun 2018. Kendati mempunyai kesempatan buat naik pangkat jika tetap di Polri, tetapi ia lebih memilih untuk maju ke Pilkada.

  1. Mendapatkan kemenangan Pemilihan Kepala Daerah Maluku 2018

Fakta menarik lainnya adalah Murad ternyata juga pernah mendaftar sebagai calon gubernur provinsi Maluku didampingi oleh Barbanas Orno sebagai wakilnya. Dan hasilnya, pasangan tersebut berhasil menjadi pemenang dalam pilkada tersebut pada tahun 2018.

Selain itu, berhasil mengalahkan 2 pasangan pesaingnya. Fakta lainnya pasangan tersebut ternyata juga diusung beberapa parti, antara lain PDI Perjuangan, NasDem, Gerindra dan masih banyak lagi.

  1. Pernah mengatakan bahwa Orang Maluku Akan Diangkat Menteri

Murad juga pernah mengatakan pada sebuah wawancara bahwa putra-putri daerah Maluku yang berkesempatan menteri di kabinet Joko Widodo. Ia sendiri sudah pernah bertemu dengan Jokowi dan sudah dijanjikan ada menteri berasal dari Maluku.

Selain itu, Murtad juga menyatakan apabila ia diminta oleh Jokowi buat mencari putra putri daerah terbaik dari Maluku yang akan dilantik menjadi Menteri.

  1. Memberikan sanksi terhadap ASN yang nongkrong di kedaikopi

Murad ternyata juga pernah mengingatkan kepada ASN yang masih nongkrong di kedai kopi ketika jam kerja. Ia tidak main-main karena akan langsung memberikan sanksi tegas kepada mereka tersebut. Karena ASN yang masih nongkrong di kedai kopi ternyata bisa merugikan masyarakat yang ingin memperoleh layanan terbaik.

  1. Ramai harga BBM

Murad juga pernah mengatakan apabila harga BBM di Maluku ternyata lebih mahal dibandingkan Papua. Walaupun Jokowi sudah berupaya untuk membuat harga minyak di wilayah terpencil sama dengan ibu kota Jakarta tetapi  hal tersebut masih belum dirasakan oleh masyarakat Maluku.

Sosok Gubernur Maluku ini sendiri memang  sering menyatakan sejumlah pernyataan yang penuh dengan kontroversi. Walaupun demikian, Sosok Murad Ismail memang menjadi orang paling penting yang ada di  Maluku.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *