Ketua TP- PKK Maluku Tengah Minta Kader Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi COVID-19

  • Bagikan
Ketua TP- PKK Maluku Tengah Minta Kader Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi COVID-19

Maluku Tengah – Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Maluku Tengah, Amien Ruati Tuasikal berharap kepada kadernya untuk menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah menyukseskan vaksinasi COVID-19.

Hal itu disampaikan Ruati Tuasikal saat kunjungan kerja dalam rangka pelaksanaan Vaksinasi massal di Kecamatan Leihitu, bersama Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua di Kecamatan itu, Kamis (16/09).

Tuasikal menyebutkan,  terjadinya mutasi virus COVID-19  yang sangat cepat membutuhkan penanganan yang cepat dan serius.

PKK sebagai organisasi kemasyarakatan harus terus aktif berpartisipasi dan berperan dalam upaya penanganan kasus COVID-19 dengan berbagai gerakan di tengah masyarakat.

Menurutnya dari sejumlah literasi maupun pendapat ahli bio molekuler berdasarkan hasil penelitian, coronavirus disease tidak akan hilang dan tetap hidup bedampingan dengan manusia sehingga sosialisasi kepada masyarakat sangat diperlukan.salah satunya mengajak warga untuk divaksin untuk membentuk Herd Immunity (kekebalan kelompok)

Amien Ruati Tuasikal juga mengingatkan TP PKK Kecamatan dan Desa berperan dalam edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga.

Peran Posyandu juga dimintakan salah satunya pelayanan terhadap ibu dan anak yang menurutnya penting untuk diperhatikan, khususnya pemberian dalam hal makanan bergizi seimbang, sebagai upaya penanganan stunting.

Bersamaan kunjungan kerja  di Kecamatan Leihitu, Ketua TP-PKK bersama Bupati Maluku Tengah,  Tuasikal Abua menyerahkan bantuan tambahan Pagu anggaran ADD untuk 11 Negeri di Kecamatan Leihitu dengan rincian, Negeri  Asilulu sebesar Rp18.546.000, Negeri  Ureng  Rp17.114.000, Negeri lima  Rp17.358.000, Negeri  Seith Rp.19.328.000, Negeri Kaitetu Rp. 16.826.000.

Negeri  Hila Rp18.409.000, Negeri  Wakal Rp 17.732.000,Negeri Hitulama Rp17.753.000, Negeri  Hitu mesing Rp20.620.000, Negeri  Mamalla Rp16.001.000 dan Negeri  Morela Rp17.033.000

Bantuan lainya juga diserahkan Bupati bersama Ketu TP-PKK yakni Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada Sembilan orang penerima masing-masing sebesar Rp1.200.000,

Untuk Kecamatan Leihitu penerima BPUM dari Pemerintah terhitung sampai dengan September 2021 adalah sebanyak 1.861 orang dengan total sebesar l Rp. 2.233.200.000 ( dua miliar dua ratus tiga puluh tiga juta dua ratus ribu rupiah)

Bupati juga menyerahkan bantuan alat semprot dan alat pengolah tanah serta peyerahaan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk 200 nelayan di Kecamatan itu. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *