Kembangkan Produk Lokal, Pemkot Ambon Bekerjasama Dengan Malindo

  • Bagikan
Kembangkan Produk Lokal, Pemkot Ambon Bekerjasama Dengan Malindo

Ambon – Pemerintah Kota Ambon bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Local Indonesia (Malindo), melakukan pelatihan kepada kelompok – kelompok usaha untuk mengembangkan potensi produk lokal yang ada di lingkungan masyarakat di wilayah kota Ambon.

Kegiatan ini diikuti seluruh Pimpinan OPD, Kades, Lurah, Raja dan seluruh pimpinan organisasi wanita bertujuan mendorong peningkatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui berbagai kegiatan pelatihan cara pengelolaan produk lokal sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy, saat diwawancarai menjelaskan, kegiatan pelatihan bersama Malindo tersebut karena mereka telah menghasilkan begitu banyak wisatawan yang tergabung dalam usaha ini, dengan orentasi pangan kering.

Walikota menjelaskan, untuk kota Ambon terdapat kurang lebih ada 360 pangan yang dapat di olah dari  produk lokal menjadi prodak yang bernilai  ekspor.

“Kita sudah rapat dengan seluruh stakeholder terkait para pimpinan OPD , kades , lurah ,raja kemudian pimpinan BUMDes, kemudian pimpinan – pimpinan organisasi wanita yang ada disini untuk mendorong pemanfaatan usaha UMKM, kita kerjasama dengan Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna dari Masyarakat Lokal Indonesia Malindo” kata Walikota Richard Louhenapessy.

Walikota optimistis kehadiran Malino menjadi embrio terciptanya kelompok – kelompok usaha di desa, kelurahan terutama ditempat tinggal peserta agar dapat memanfaatkan potensi-potensi pangan lokal seperti pisang, singkong,ubi, ikan dan apa saja yang dapat dibuat dan diolah menjadi cemilan yang memiliki nilai ekspor.

Dalam waktu dekat, Walikota Richard Louhenapessy akan melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan gerai modern yang berada di wilayah kota Ambon, sekaligus membahas  berbagi aturan wajib untuk menampung seluruh produk untuk nantinya dijual di tempat usaha masing-masing.

“Pembinaan juga akan di lakukan terhadap seluruh pengelola kantin sekolah yang ada di kota Ambon untuk menampung produk dan dijual kepada siswa berupa cemilan yang higenis” Jelasnya.

Jika program ini berjalan dengan baik maka seluruh pelaku usaha maupun para petani dan nelayan dapat menyiapkan bahan baku, dengan demikian maka secara otomatis dapat meningkatkan perekonomian mereka. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *