Jalan Trans Seram Kembali Amblas

  • Bagikan
Jalan Trans Seram Kembali Amblas

Seram Bagian Barat, Piru – Jalan Trans Seram yang di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali mengalami amblas. Kejadian ini untuk yang kedua kali setelah sebelumnya terjadi pada awal April 2022.

Derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada, Rabu (24/8/2022) sore hingga malam hari menyebabkan banjir sehingga membuat jalan tersebut kembali terputus.

Banjir akibat hujan juga meluas hingga masuk menggenangi  pemukiman penduduk di Desa Kamal yang bertetangga dengan Desa Nuruwe.

Kejadian ini membuat arus transportasi baik dari Kota Piru, menuju Maluku Tengah, Seram Bagian Timur (SBT) ataupun yang ke kota Ambon melalui dermaga Waipirit dan daerah sekitar menjadi lumpuh.

Puluhan kendaraan yang akan melintas terpaksa harus memutar kembali kendaraan mereka karena akses jalan terputus total.

Sementara itu, Kapolsek Waisarisa Ipda Hendrik Nikijuluw bersama beberapa personel Polsek setempat terjun langsung di lokasi melihat kondisi jalan dan mengatur arus lalu lintas.

Selain mengatur arus kendaraan, Kapolsek Hendrik bersama anak buahnya juga memberi himbauan kepada warga yang melintas untuk berhati-hati, mengingat kondisi jalan sangat rawan.

Kondisi di sekitar jalan yang amblas sangat gelap sehingga butuh kehatian-hatian dari warga yang menggunakan kendaraan.

Agar akses  alan tersebut bisa dilewati, Nikijuluw mengatakan Kapolres SBB telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah SBB BPJN melakukan penimbunan jalan itu agar bisa dilewati kendaraan.

Terputusnya jalan di itu, disebabkan meluapnya air sungai Kelewena di desa Naruwe disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini di wilayah Kabupaten SBB.

Warga berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi dapat segera melakukan perbaikan sehingga arus kendaraan dapat kembali berjalan normal, mengingat dengan terputusnya akses jalan mengganggu aktivitas masyaraka.

Hingga Kamis (25/8/2022) proses perbaikan dan penimbunan jalan tersebut sedang dilakukan. Arus lalu lintas juga sudah normal.

Kendati sudah bisa dilewati warga tetap diminta berhti hati karena kondisi perbaikan sifatnya masih darurat mengingat hujan masih terus mengguyur yang sewaktu-waktu kembali membuat jalan itu terputus. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *