Herman Hattu Dilantik Sebagai Ketua Umum Persatuan Masyarakat Leawaka

  • Bagikan
Herman Hattu Dilantik Sebagai Ketua Umum Persatuan Masyarakat Leawaka

Ambon – Herman Hattu resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Masyarakat Leawaka (Pusaka), Ambon periode 2021-2026.

Pelantikan Herman Hattu, Cs berlangsung dalam acara kebaktian dipimpin Pdt. Jefry Leatemia berlangsung di gedung gereja Kategorial Polri Sinar Kasih, Perigi Lima Ambon. Ibadah pelantikan Pengurus Pusat Leawaka Pusaka Ambon, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Leawaka Pusaka Ambon sendiri merupakan organinsasi kemasyarakatan yang dibentuk bertujuan untuk menyatukan anak Negeri Haria di perantauan khususnya di Ambon, sekaligus bersinergi bersama pemerintah dan masyarakat membangun negeri haria yang lebih maju.

Ketua Umum Persatuan Masyarakat Leawaka Pusaka Ambon, Herman Hattu kepada Tim Matamaluku.com mengatakan, ada tiga program utama menjadi prioritas pengurus terpilih yakni pembenahan organisasi, pemberdayaan sumber daya manusia anak negeri Haria dan penyelesaian persoalan pemerintahan di negeri itu yang sampai saat ini masih belum tuntas.

Saya minta Bupati Bupati Maluku Tengah, mensiasati dan mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan pemerintahan di negeri Haria dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan, kami punya pesan moral jangan meninggalkan konflik didalam negeri”kata Herman Hattu.

Sebelumnya Pdt J. Leatmeia dalam khotbahiIbadah pelantikan mengingatkan pengurus terpilih untuk menjauhkan sikap individualisme untuk kepentingan organisasi yang lebih baik.

Dikatakan sikap individualism merupakan paham yang menganggap diri sendiri (kepribadian) lebih penting dibandingkan dengan orang lain. Menurutnya, orang-orang yang bersikap individualisme selalu mementingkan dirinya sendiri, mereka tidak memperdulikan orang lain dan hanya peduli terhadap urusannya masing-masing.

“Untuk mengatasi mereka yang bersikap atau mempunyai sifat individualis di lingkungan sekitar organisai maupun masyarakat, maka ada beberapa cara yang harus diperhatikan yakni memprioritaskan kepentingan orang lain, menghidupkan budaya dan semangat gotong royong, karena dengan cara gotong royong menumbuhkan tali persaudaraan semakin erat”kata Leatemia. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *