Hari Ketiga Askar Belum Ditemukan Proses Pencarian Terus Dilakukan Tim SAR

  • Bagikan
Hari Ketiga Askar Belum Ditemukan Proses Pencarian Terus Dilakukan Tim SAR

Ambon – Memasuki hari ketiga proses pencarian terhadap Askar Malik (6) bocah yang dinyatakan hilang pada Rabu (23/09) kembali dilakukan tim SAR dari Basarnas Ambon dibantu warga dengan menyusuri drenase dan bantaran sungai, hingga hulu sungai di pantai Mardika.

Pantauan Tim Matamaluku.com di kawasan Ahuru, dan Cek Dam Kampung Rinjani, Desa Batu Merah, Tim SAR yang diterjunkan Basarnas Ambon masih melakukan pencarian dengan menyusuri dreaenasse maupun sungai.

Pencarian terhadap korban yang akrab dipanggil Naruto itu kembali dilakukan pada Sabtu pagi setelah sempat terhenti semalam. Fokus utama yakni menyisir saluran dan sungai, dengan harapan korban bisa ditemukan baik dalam keadaan selamat maupun sudah wafat.

Sepanjang penyusuran sungai yang dilakukan TIM SAR dan Warga kondisi sungai cukup rendah tidak sampai lutut orang dewasa.Tim dan warga semua sudut celah batu diperiksa, termasuk bagian yang airnya cukup banyak .

Jika terdapat banyak air Tim melakukan penyelaman. Warga yang menggunakan peralatan seadanya berupa kayu membantu mengais  dengan harapan bisa menemukan jasad korban. Hingga Sabtu siang proses pencarian belum membuahkan hasil.

Seperti diberitakan sebelumnya Askar Malik diduga hanyut terseret aliran sungai Ahuru saat hujan deras mengguyur Kota Ambon. Saat kejadian Askar Malik atau yang dikenal dengan panggilan Naruto itu tengah bermain seluncuran di selokan dekat rumahnya, kawasan Air Kuning, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Kecamatan Sirimau.

Disaat yang hampir bersamaan juga bocah lainnya bernama Hasyim juga hanyut terseret banjir di Sungai Ahuru, Hasyim terseret banjir sekitar pukul 17.10 WIT. Bocah itu selamat setelah berpegangan pada potongan besi di pinggir sungai.

Hasyim selama hampir setengah jam bertahan di potongan besi yang dipegangnya sebelum ditemukan  warga yang melakukan pencarian.

Selain Basarnas Ambon, petugas Damkar Kota Ambon diterjunkan ke lokasi pencarian. Tim dibantu warga setempat turut membantu pencarian menyusuri aliran sungai dengan harapan bisa menemukan bocah naas itu dalam kondisi selamat .

Pencarian dan penyusuran, mulai dari kawasan lokasi kejadian di sungai kawasan Air Kuning, Ahuru hingga ke sungai Batu Merah. Warga Batu Merah yang mendiami bantaran sungai juga membantu proses pencarian. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *