Gelar Rakor, Pemkab Malra dan Bappenas Pastikan Percepatan Pembangunan

  • Bagikan
Gelar Rakor, Pemkab Malra dan Bappenas Pastikan Percepatan Pembangunan

Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) bersama perwakilan Kementerian PPN/Bappenas terus melakukan realisasi percepatan pembangunan daerah tersebut.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun saat rapat koordinasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 mengatakan, ada beberapa poin strategis yang masuk dalam pembahasan di antaranya terkait realisasi percepatan jalan Trans Pulau Kei Besar sepanjang 101,6 kilometer (km), pengembangan sektor potensial di bidang perikanan kelautan, bidang pariwisata sebagai sektor unggulan daerah, serta sektor pendukung lain yang berhubungan dengan konektivitas dan infrastruktur.

Menurut dia, saat ini total produksi perikanan tangkap di Maluku tenggara mencapai 94 ribu ton per tahun. Dengan adanya jalan trans ini, potensi ekonomi seperti perikanan tangkap termasuk budi daya kelapa dan energi di pulau Kei Besar dapat lebih ditingkatkan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir produksinya terbuang karena adanya jalan Trans tersebut, sehingga mempermudah distribusi produksi ke pasar. Kepulauan Kei memiliki nilai strategis dalam pembangunan nasional karena merupakan pusat kegiatan nasional sektor perikanan tangkap,” katanya.

Dia mengatakan, sektor perikanan menunjukkan pertumbuhan positif, naik 9,69 persen pada kuartal kedua 2021. Kenaikan ini dipicu meningkatnya produksi perikanan budi daya dan perikanan tangkap.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan ekonomi Indonesia triwulan II-2021 tumbuh 7,07 persen dari triwulan II-2020 (yoy). Usaha perikanan termasuk sektor yang mengalami pertumbuhan signifikan. Sementara di bidang pariwisata, dengan 93 persen wilayah terdiri dari perairan dan sisanya daratan tak dipungkiri Maluku Tenggara memiliki potensi besar dalam pariwisata. Pembangunan infrastruktur dan konektivitas mutlak diperlukan untuk mendukung potensi ini.

Kabupaten Maluku Tenggara berdasarkan Perpres 18 Tahun 2020 telah ditetapkan sebagai wilayah perbatasan negara dan menjadi koridor Pemerataan Pembangunan Nasional dan Major Project Jalan Trans Pulau Kei Besar.

“Kawasan perbatasan memiliki kesempatan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi daerah, saya berharap target pembangunan seperti yang tertuang di dalam RPJMN 2020-2024 serta kebijakan afirmasi lainnya untuk Kabupaten Maluku Tenggara sebagai wilayah terdepan NKRI dapat terealisasi dengan baik,” jelas Thaher.

Adapun hadir dalam rakor tersebut Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Maluku Tenggara Petrus Beruatwarin beserta jajarannya. Sedangkan dari Kementerian PPN/Bappenas turut hadir Staf Ahli Menteri PPN Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Velix Vernando Wanggai, Deputi Bidang Pengembnagan Regional Rudy Soeprihadi Prawiradinata, serta Direktur Pengairan dan Irigasi, Abdul Malik Sadat Idris.

Kemudian Direktur Regional III Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Ika Retna Wulandary, serta Koordinator Bidang Jalan Direktorat Transportasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Ahmad Zainudin. Matamaluku

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *