Gelar Demo KANAK Desak Kejati Panggil Mantan Direktur PT Kalwedo

  • Bagikan
Gelar Demo KANAK Desak Kejati Panggil Mantan Direktur PT Kalwedo

Ambon – Koalisi Anak Negeri Anti Korupsi (KANAK) mengelar aksi demo terkait lambatnya proses penanganan Kasus PT Kalwedo, karena hingga saat ini pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku belum juga memanggil mantan Direktur BUMD PT Kalwedo Benyamin Thomas Noach.

Pantauan Tim Matamaluku.com di depan kantor Kejati Maluku , Kamis (23/09), walaupun diguyur hujan namun pendemo yang melakukan aksi tidak membubarkan diri, mereka tetap menyampaikan berbagai orasi dan tuntutan, termasuk sempat menahan mobil yang keluar Kantor Kejati dan memaksa masuk ke dalam kantor tersebut karena mereka menilai pihak Kejati tidak mendengarkan aspirasi mereka.

Collin Leppuy Ketua APM saat berorasi di depan kantor Kejati mengatakan empat kali pergantian kepala Kejati Maluku tetapi belum ada satupun tersangka yang di tetapkan dalam kasus PT Kalwedo sejak tahun 2019 oleh Kejaksaan Tinggi Maluku.

Dirinya mengatakan semua bukti kasus telah lengkap dalam kasus tersebut namun pihak Kejati tetap membiarkan mantan direktur PT Kalwedo Benyamin Thomas Noach melanggeng dalam setiap proses sampai menjadi Bupati di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Mereka yang melakukan aksi mewakili warga MBD tidak membicarakan masalah politik, tetapi mereka meminta pihak Kejati untuk meminta tanggungjawab Benyamin Thomas Noach terkait apa yang telah dirinya lakukan selama memimpin PT Kalwedo.

Collin juga menegaskan, sebagai orang Maluku meminta pihak Kejati untuk bersikap tegas seperti waktu lalu, dimana dulu Kejati begitu tegas menangkap bupati Aru yang melakukan korupsi 42,5 miliar , untuk itu mereka juga  meminta pihak Kejati untuk tujukan juga kepada masyarakat MBD, dan Maluku bahwa siapapun dia yang terlibat dalam korupsi KM Masela harus di proses.

Koalisi Anak Negeri Anti Korupsi  (Kanak) yang  merupakan gabungan dari beberapa LSM dan OKP yang melakukan aksi demo di depan Kejati Maluku ini juga menduga proses penanganan kasus PT Kalwedo yang saat ini ditangani oleh Kejati Maluku sarat dengan kepentingan, sehingga sampai saat ini belum satupun yang ditetapkan sebagai tersangka. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *