BPTP dan Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Bagi Petani dan Penyuluh di Maluku Tengah

  • Bagikan
BPTP dan Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Bagi Petani dan Penyuluh di Maluku Tengah

Maluku Tengah, Masohi – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku Bersama Komisi IV DPR RI,  menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petani dan penyuluh di Kabupaten Maluku Tengah.

Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian (Kementan), guna mengungkit kompetensi petani dan penyuluh menuju pertanian maju, mandiri dan modern  adalah dengan bimbingan teknis.

Kegiatan Bimtek yang melibatkan petani tersebut, dihadiri anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty.

Dihadapan peserta Bimtek yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Maluku Tengah, anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty berharap pelatihan petani dan penyuluh makin meningkat pengetahuannya.

Bimtek menurutnya memiliki arti penting dalam meningkatkan kompetensi petani untuk membangun pertanian. Utamanya dalam meningkatkan keahlian yang akan mendorong peningkatan kesejahteraan kelompok tani dan anggota.

Diakui, pengembangan sektor pertanian di Maluku saat ini dihadapkan dengan masalah pokok, berupa lemahnya akses modal atau investasi yang dimiliki para petani, sehingga para petani sulit memanfaatkan berbagai sarana sesuai dengan teknologi yang berkembang

Dikatakan produktivitas pertanian khususnya sektor pangan di Maluku, yang hingga saat ini masih sulit mendapatkan akses, baik dari aspek modal, maupun sarana dan prasarana,sehingga dia berharap petani memanfaatkan Bimtek sebagai ajang bertukar informasi, teknologi dan inovasi agar bisa masuk pasar dengan mudah.

Uluputty juga mengapresiasi Kementan yang telah mendampingi petani Indonesia, khususnya di Maluku, diharapkan produktivitas pertanian di Maluku pada masa pandemi COVID-19 dapat ditingkatkan kembali.

Mantan anggota DPRD Maluku itu mendukung upaya Kementan RI dalam mempercepat bantuan sarana prasarana lewat program padat karya, berupa sarana produksi serta peralatan mesin pertanian untuk intensifikasi pangan.

Ketersediaan sarana produksi memiliki bermanfaat besar, karena mampu menunjang proses kerja para petani kecil di semua desa.

Dia juga berharap pemerintah menghidupkan kembali pangan lokal untuk memperkuat pangan nasional lewat program padat karya

Diketahui pemerintah melalui Kementan telah melakukan pengadaan program Bimtek. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, untuk menuju pertanian yang maju, mandiri dan modern perlu dukungan mekanisasi pertanian, sehingga perlu mempercepat penggunaan mekanisasi pertanian di daerah. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *