BPK Wilayah XX Maluku Perbaiki Kerusakan Benteng Durstede

renovasi

Saparua, Malteng (MataMaluku) – Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Maluku turun langsung ke Benteng Durstede, Saparua, untuk melakukan perbaikan setelah ditemukan sejumlah kerusakan pascapemugaran. Langkah ini menindaklanjuti pemberitaan Carang TV (DMS Media Group) terkait kondisi bangunan bersejarah tersebut.

Kepala BPK Wilayah XX Maluku, Dody Wiranto, menyatakan bahwa perbaikan dilakukan sesuai spesifikasi proyek, mengingat pemugaran masih dalam masa pemeliharaan. Tim yang terdiri dari tenaga pengawas dan pelaksana proyek melakukan berbagai perbaikan terhadap bagian-bagian yang mengalami kerusakan.

“Kami memastikan perbaikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Ini penting karena proyek ini dibiayai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” ujar Dody.

Dody juga mengapresiasi perhatian media dan masyarakat terhadap kelestarian Benteng Durstede. Menurutnya, pengawasan publik sangat membantu dalam menjaga kualitas pekerjaan. Ia menegaskan bahwa pemugaran ini melibatkan tenaga ahli cagar budaya, termasuk ahli konservasi dari Balai Konservasi Borobudur dan Metografi Yogyakarta.

Sebelumnya, proyek pemugaran yang dikerjakan oleh CV Difa Utama berdasarkan kontrak bernomor 013/F7.22/KU.07.01/2024 mendapat kritik dari LSM Pukar Seram Maluku. LSM ini menduga pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis, setelah ditemukan indikasi retakan pada beberapa bagian bangunan serta plesteran yang tipis dan mudah terkelupas. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengancam kelestarian situs bersejarah tersebut.

Menindaklanjuti temuan itu, BPK Wilayah XX Maluku memastikan pihak pelaksana proyek segera memperbaiki berbagai kekurangan sebelum serah terima kepada pihak berwenang. Dody juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian Benteng Durstede dengan tidak melakukan vandalisme atau tindakan yang dapat merusak bangunan bersejarah ini.MM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *