BMKG Terapkan Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Banjir Bandang

  • Bagikan
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati

Kabupaten Agam – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan menerapkan teknologi modifikasi cuaca di lokasi terdampak banjir lahar dingin dan banjir bandang di Sumatera Barat untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

“BMKG telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat meninjau lokasi banjir lahar dingin di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa.

Penerapan teknologi modifikasi cuaca ini akan mulai efektif dilakukan pada Rabu (15/5). Dwikorita menjelaskan bahwa modifikasi cuaca bertujuan untuk mencegah hujan turun di lokasi-lokasi bencana dengan mengarahkan hujan turun di laut.

“Kami berupaya agar hujan tidak turun di lokasi bencana dan dialihkan ke laut,” kata mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

BMKG memantau awan-awan hujan yang masih berada di sekitar laut dan mulai bergerak menuju daratan. Diperkirakan hujan akan turun sekitar pukul 13.00 WIB di sejumlah wilayah di Ranah Minang.

“Oleh karena itu, pendekatan modifikasi cuaca diperlukan agar hujan tidak terjadi di lokasi-lokasi terdampak bencana,” tambah Guru Besar Geologi Lingkungan dan Mitigasi Bencana UGM itu.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa pihaknya, bersama pemerintah daerah dan lembaga terkait, telah mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani dampak bencana lahar dingin Gunung Marapi.

“Kami akan memastikan seluruh penyintas banjir di posko mendapatkan pelayanan yang baik termasuk pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.

Setelah mengunjungi lokasi yang terdampak bencana, BNPB akan merumuskan langkah-langkah yang harus diambil oleh pemangku kepentingan terkait agar bencana hidrometeorologi tersebut tidak terjadi lagi. MM/AC

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *