BKD : Jadwal SKD para CPNS Dilaksanakan Oktober 2021

  • Bagikan
BKD : Jadwal SKD para CPNS Dilaksanakan Oktober 2021

Ternate – Sejumlah kabupaten/kota di Maluku Utara (Malut) menyampaikan jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dilaksanakan pada Oktober 2021.

Kabupaten Halmahera Utara (Halut) misalnya, menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Efraim Oni Hendrik dihubungi di Ternate, Minggu, menyatakan untuk jadwal tes para pelamar dilaksanakan selama 7 hari, yaitu 16-23 Oktober 2021.

“Untuk pendaftar yang berada di luar Halut, seperti di Ternate dan Jakarta sudah bisa mengikuti SKD pada pertengahan dan akhir September 2021,” katanya.

Menurut dia, ada peserta yang mendaftar sebagai pelamar CPNSD Halut di luar daerah, yang berada di Ternate bisa ikut pada 27 September 2021. Sedangkan, yang berada di Jakarta pada 18 September 2021 sudah melaksanakan SKD di kantor BKN setempat.

Selain itu, para pelamar diwajibkan satu minggu sebelum SKD agar melakukan suntik vaksin oleh Satgas COVID-19 terdekat. Selain vaksin, juga diwajibkan untuk melakukan tes usap cepat antigen maupun tes PCR.

“Ini sudah menjadi persyaratan yang ditentukan dari pusat, kemudian jika ada peserta yang riwayat penyakit dan tidak bisa vaksin, maka minta keterangan dokter agar hanya dilakukan rapid antigen saja,” katanya.

Sedangkan, untuk lokasi pelaksanaan SKD dilakukan di Sekolah Menengah Atas Kristen (Smaker), dan ruangan yang dipakai ada dua ruang. Satu ruangan dipergunakan untuk umum, dan satunya lagi khusus kepada peserta yang positif COVID-19.

“Target peserta selama sehari diupayakan 240 peserta yang mengikuti SKD, kapasitas ruangan maksimal bisa menampung 30 orang,” katanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, berdasarkan laporan BKPSDM Kabupaten Pulau Taliabu, sebanyak 12 orang peserta seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K0 di Kabupaten Pulau Taliabu terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil tes usab dilaksanakan di Puskesmas Bobong

Kepala Puskesmas Bobong, dr Ova menyatakan, dari 40 peserta yang seharusnya menjalani seleksi di lokasi yang telah ditetapkan yakni SMK Negeri 1 Pulau Taliabu pada sesi pertama hanya 24 peserta yang mengikuti seleksi, karena 12 peserta di antaranya terkonfirmasi COVID-19. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *