Bisa PPKM Level 1, Jika Vaksinasi COVID-19 Untuk Lansia Capai 60 Persen

  • Bagikan
Bisa PPKM Level 1, Jika Vaksinasi COVID-19 Untuk Lansia Capai 60 Persen

Ambon – Untuk bisa naik menjadi Level I Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jika vaksinasi COVID-19 untuk warga Lanjut Usia (Lansia) mencapai target 60 persen di Ambon.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy saat dikonfirmasi Tim Matamaluku.com menjelaskan saat ini kota Ambon masih memperpanjang PPKM dan penerapan masih menggunakan aturan PPKM Level 2. untuk naik status ke Level 1, maka salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah 60 persen kaum Lansia di suatu daerah menerima suntikan vaksinasi.

Oleh karena itu, walaupun saat ini presentasi vaksinasi di Kota Ambon mencapai 77 persen, namun presentasi kelompok Lansia belum mencapai 60 persen.

“Kalau penyunyikan vaksinasi kedua untuk kelompok Lansia mencapai angka 60 persen, maka Ambon bisa masuk ke level 1,”ujar Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Untuk mencapai target vaksinasi 60 persen bagi kelompok Lansia pemerintah kota akan bekerjasama dengan pihak Bank, pengurus Masjid dan Gereja lebih mengefektifkan dan mengajak warga khususnya kaum Lanssia untuk melakukan vaksinasi.

“Contohnya untuk lansia penerima pensiun, Pemkot Ambon akan bekerjasama dengan pihak Bank, dimana saat mereka akan mengambil pensiun harus menunjukan kartu telah divaksin, hal ini meruapakan salah satu cara terbaik mendorong Lansia pensiunan untuk ikut menerima vaksin”katanya.

“Saat ini presentasi vaksinasi lansia baru diangka 56 pesen, kita akan kejar 4 persen sisanya“ katanya menambahkan.

Louhenapessy menjelaskan sampai saat ini kurang lebih 210 ribu warga kota Ambon telah menerima suntikan vaksinasi dan 60 ribu orang lainnya belum menerima suntikan vaksin termasuk di dalamnya kelompok orang yang tidak ingin divaksin. “Untuk itu perlu usaha bersama guna meyakinkan warga bahwa vaksin aman dan halal untuk terhindar dari penyebaran COVID-19”imbuhnya. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *