ASN dan Tenaga Kontrak Tidak Akan Menerima TPP, Jika Tidak Divaksin

  • Bagikan
ASN dan Tenaga Kontrak Tidak Akan Menerima TPP, Jika Tidak Divaksin

Ambon – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga Kontrak lingkup pemerintah kota yang tidak di vaksin COVID-19, tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) maupun honor dari pemerintah kota Ambon.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) kota Ambon Benny Selanno saat di wawancarai Tim Matamaluku.com di Balai kota Ambon Selasa 25/05/2021.

Selanno menegaskan, ASN harus menjadi contoh untuk seluruh warga kota untuk melakukan setiap apa yang menjadi perintah atau amanat dari pemerintah dengan mengikuit vaksinasi.

Untuk itu berdasarkan surat edaran yang telah di keluarkan oleh Walikota Ambon tentang wajib vaksin yang di sampaikan kepada seluruh OPD lingkup pemerintah kota baik kepeda ASN maupun tenaga kontrak untuk wajib mengikutinya untuk memberikan contoh yang baik kepada warga masyarakat.

Dirinya mengatakan saat ini seluruh nama – nama pegawai baik yang telah menerima vaksin maupun belum menerima vaksinasi karena alasan tertentu telah di terima oleh BKDSDM kota Ambon .

Berdasarkan surat instruksikan walikota bagi siapapun ASN maupun tenaga kontrak di lingkup pemerintah kota Ambon yang tidak ikut di vaksin tanpa alasan yang jelas tidak akan di bayarkan TPP maupun honor kepada mereka.

Jika ditemukan ada ASN maupun tenaga kontrak yang tidak mengikuti vaksin harus di sertai dengan keterangan dokter yang nantinya di sampaikan pertanggunjawabnya langsung melalui kepala Dinas Kesehatan kota Ambon.

“Pemerintah kota, Pak walikota telah mengeluarkan surat resmi kepada seluruh pimpinan OPD agar seluruh pegawai baik ASN maupun tenaga kontrak itu wajib untuk mengikuti vaksin, beberapa waktu kemarin kami sudah melakukan koordinasi dengan seluruh pimpinan OPD dan nama – nama pegawai yang sudah vaksin dan belum vaksin sudah kami terima, ada surat walikota tersebut sudah menginstruksikan bahwa pegawai negeri Sipil yang tidak mengikuti vaksin itu tidak akan di bayarkan TPP , sedangkan tenaga kontrak yang tidak mengikuti vaksin tidak di bayarkan kontraknya” Ujar Selanno.

Lebih lanjut Selanno menambahkan saat ini masih banyak para guru TK, SD dan SMP di kota yang belum menjalani vaksinasi, untuk itu diharapkan segera mengikuti vaksinasi yang sementara di langsungkan sampai dengan tanggal 31 Mei di lokasi Tribun Lapangan Merdeka yang di lakukan Pemerintah kota Ambon lewat Dinas Kesehatan kota Ambon. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *