Anggaran Terbatas, Disdukcapil Kota Ambon Hentikan Jemput Bola

  • Bagikan
Anggaran Terbatas, Disdukcapil Kota Ambon Hentikan Jemput Bola

Ambon – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon mengakui, terbatasnya anggaran membuat beberapa program terpaksa dihentikan. salah satu diantaranya adalah program jemput bola.

Hal itu terungkap Kepala Disdukcapil, Hanny Tamtelahitu dalam rapat dengar pendapat antara Disdukcapil dengan Komisi I DPRD Kota Ambon, yang digelar di Gedung DPRD Kota Ambon, Rabu (24/8/2022).

“Salah satunya adalah program jemput bola pembuatan surat-surat administrasi,” katanya.

Tamtelahitu mengatakan, Jemput bola merupakan satu program Disdukcapil untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus surat-surat administrasi kependudukan.

Selain itu, kegiatan lain seperti sosialisasi oleh petugas Disdukcapil juga tidak berjalan dengan baik karena kendala yang sama.

Menurutnya, cakupan pemutakhiran data kepemilikan KTP, KIA serta akte kelahiran tidak dapat dijangkau, karena tidak mungkin petugas melaksanakan kegiatan di lapangan tidak dibekali biaya akomodasi termasuk biaya makan.

Dirinya mengakui dalam melaksanakan tugas sosialisasi Disdukcapil tidak ingin membebani desa dan kelurahan untuk menanggulangi anggaran tersebut.

Karena keterbatasan anggaran itulah, Disdukcapil untuk saat ini hanya melakukan pelayanan terhadap masyarakat yang datang mengurus berbagai administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil.

Ia menambahkan, untuk membelanjakan program dimaksud Disdukcapil Ambon telah mengusulkan anggaran ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Tamtelahitu berharap DPRD khususnya Komisi I bisa membantu mengakomodir usulan tersebut agar dimasukkan dalam APBD kota Ambon, sehingga program pelayanan masyarakat dapat berjalan. Matamaluku.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *